Ramadhan Bukan Halangan untuk Ketahanan Pangan

3 hours ago 1

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Perum Bulog Kantor Wilayah (Kanwil) Lampung menyatakan bahwa selama Ramadhan tidak ada kendala dalam penyerapan gabah petani di lapangan.

"Kami terus melaksanakan penyerapan gabah milik petani secara intensif di bulan Ramadhan ini, sebagai bagian dari penugasan pemerintah dalam rangka penguatan cadangan pangan nasional," ujar Pimpinan Wilayah Perum Bulog Kanwil Lampung Rindo Safutra di Bandarlampung, Senin.

Ia mengatakan, pihaknya bersama seluruh pihak terkait tetap berkomitmen menjalankan penugasan pemerintah secara maksimal, termasuk pada periode bulan puasa. "Program penyerapan ini merupakan bagian dari target nasional pengadaan sebesar empat juta ton," ucapnya.

Capaian pengadaan gabah wilayah Lampung saat ini telah mencapai 101 ribu ton gabah kering panen (GKP), atau jumlahnya telah mencapai sekitar 25,58 persen dari target yang ditetapkan untuk periode 2026.

"Target khusus penyerapan untuk Kanwil Lampung pada 2026 sebesar 430 ribu ton gabah kering panen atau sebanyak 253 ribu ton setara beras," tambahnya.

Menurut dia, memasuki Ramadhan, aktivitas penyerapan gabah tetap berjalan optimal melalui Tim Jemput Pangan yang secara aktif turun ke lapangan untuk melakukan pembelian langsung dari petani di berbagai wilayah kerja.

"Upaya ini menunjukkan komitmen kami dalam menjaga stabilitas harga di tingkat petani sekaligus memastikan ketersediaan pasokan pangan nasional tetap terjaga. Serta memberikan kepastian harga kepada petani melalui pembelian gabah kering panen (GKP) dengan harga Rp6.500 per kilogram sesuai ketentuan pemerintah," ujarnya.

Ia pun mengimbau seluruh petani maupun gabungan kelompok tani (Gapoktan) agar menjual hasil panennya kepada Bulog dengan ketentuan gabah telah memasuki usia panen yang sesuai standar.

"Langkah ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi petani sekaligus mendukung penguatan cadangan pangan pemerintah. Penyerapan gabah yang berlangsung dengan lancar ini tidak terlepas dari kerja sama seluruh pihak, termasuk pemerintah daerah, TNI, penyuluh pertanian, mitra penggilingan, serta kelompok tani di wilayah Provinsi Lampung," ucapnya.

Komitmen Bulog Lampung ini menunjukkan bahwa ketahanan pangan adalah misi yang tak mengenal libur, bahkan di bulan suci Ramadhan sekalipun.

Target Naik 52 Persen, Optimisme Tetap Tinggi

Sementara Lampung fokus pada kontinuitas di tengah Ramadhan, Bulog Cabang Tulungagung, Jawa Timur, menghadapi tantangan yang berbeda: target yang meningkat drastis.

Perum Bulog Cabang Tulungagung menggencarkan penyerapan gabah dan jagung pipil dari petani guna mendukung program swasembada dan ketahanan pangan nasional.

Pemimpin Bulog Cabang Tulungagung Yonas Haryadi Kurniawan mengatakan pada Ahad bahwa tahun ini pihaknya ditargetkan menyerap 64 ribu ton gabah setara beras dan 11 ribu ton jagung pipil.

sumber : Antara

Read Entire Article
Lifestyle | Syari | Usaha | Finance Research