REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG BARAT -- Pencarian korban longsor di Kampung Pasir Kuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat dilanjutkan pada Ahad (25/1/2026) pagi. Masih banyak korban yang belum ditemukan karena ada 30 rumah yang tertimbun longsor pada Sabtu (24/1/2026).
"Dari hasil asesmen sudah ditentukan titik-titik fokus pencarian," kata Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian di lokasi, Ahad (25/1/2026).
Pada hari pertama pencarian, tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi sejumlah korban. Dari hasil evakuasi, ditemukan sembilan korban meninggal dunia, serta dua potongan bagian tubuh (body part) yang telah diserahkan kepada tim DVI Polri untuk proses identifikasi.
"Hingga sore hari kemarin, tim DVI masih terus melakukan identifikasi terhadap korban yang ditemukan," ujar dia.
Berdasarkan data awal, terdapat 84 orang yang dilaporkan tertimbun longsor. Terkait metode pencarian, Ade Dian menjelaskan bahwa penggunaan alat berat masih menyesuaikan kondisi lapangan. Material longsoran berupa tanah bercampur air membuat medan menjadi sangat lunak.
"Alat berat sudah disiapkan. Jika memungkinkan dan aman, akan langsung kita turunkan. Namun bila belum bisa, pencarian akan dilakukan secara manual," kata Ade Dian.
Ia mengungkapkan, kendala proses pencarian di hari pertama yakni cuaca yang tidak menentu. Intensitas hujan sedang hingga lebat, serta kondisi material longsoran yang belum stabil sehingga membahayakan tim penyelamat.
Dari hasil asesmen, ketebalan timbunan longsor diperkirakan mencapai sekitar lima meter. Longsoran menutup area selebar kurang lebih 100 meter, dengan jarak dari mahkota longsoran hingga titik akhir mencapai sekitar tiga kilometer (km).
Berdasarkan laporan Kepala Desa Pasirlangu, sebanyak 30 rumah terdampak dari total 34 kepala keluarga. Jumlah pengungsi diperkirakan mencapai 300 hingga 400 orang.
Untuk mendukung kelancaran pencarian, Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga berencana melakukan modifikasi cuaca di wilayah terdampak.
"Pak Gubernur menyampaikan mulai hari ini akan dilakukan modifikasi cuaca. Mudah-mudahan ini efektif sehingga proses pencarian bisa berjalan lebih lancar," kata Ade Dian.

1 month ago
12












































