Pemerintah Pastikan Seluruh Jalan Trans-Flores Kembali Fungsional Pascagempa di NTT

3 hours ago 3

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memastikan percepatan upaya pemulihan infrastruktur pascagempa bumi magnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT). Menteri PU Dody Hanggodo meminta pemerintah daerah segera menyampaikan data sementara dan titik-titik kerusakan agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat.

"Hal ini penting agar tim Kementerian PU dapat segera turun ke lapangan, berkoordinasi dengan pemerintah daerah, dan melakukan pemeriksaan langsung terhadap setiap lokasi terdampak," ujar Dody dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (17/8/2026).

Dody menegaskan, Kementerian PU siap memberikan dukungan teknis maupun penanganan infrastruktur, sementara pemerintah daerah akan membantu menentukan lokasi yang menjadi prioritas. Kementerian PU melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) NTT langsung mengerahkan personel dan peralatan untuk membuka kembali akses yang terdampak longsor maupun kerusakan badan jalan.

"Kami hadir pada setiap bencana, karena arahan Pak Presiden sudah jelas bahwa kita tidak boleh berduka berlama-lama, secepatnya kita harus bangkit," ucap Dody.

Dody melaporkan sembilan ruas jalan nasional mengalami kerusakan yang teridentifikasi mencakup puluhan titik longsoran, patahan badan jalan, serta kerusakan pada sejumlah jembatan dan plat duiker. Hingga 16 Agustus 2026, ucap dia, sembilan ruas jalan terdampak telah kembali fungsional.

"Delapan ruas yang merupakan bagian dari jalur Trans Flores, mulai dari Labuan Bajo–Ende–Maumere, telah dapat dilalui. Sementara ruas Ruteng–Reo–Kedindi juga telah kembali fungsional," ungkapnya.

Dalam penanganan sementara, sambung dia, tercatat 40 titik longsoran telah ditangani dan kembali fungsional. Selain itu, empat titik patahan badan jalan juga telah ditangani.

"Adapun kerusakan pada lima titik jembatan dan plat duiker saat ini masih memungkinkan untuk difungsionalkan sehingga mobilitas masyarakat tetap dapat berjalan," lanjut Dody.

Untuk mempercepat penanganan di lapangan, ucap Dody, BPJN NTT telah memobilisasi tujuh unit excavator dan empat unit loader ke sejumlah lokasi terdampak. Peralatan tersebut digunakan untuk membersihkan material longsor, menangani kerusakan badan jalan, serta memastikan akses menuju wilayah terdampak tetap terbuka.

"Kembalinya sembilan ruas jalan nasional terdampak menjadi fungsional menjadi langkah penting dalam pemulihan Pulau Flores pascagempa," kata Dody.

Read Entire Article
Lifestyle | Syari | Usaha | Finance Research