Pangeran Saud bin Mishaal Tinjau Kesiapan Area Tawaf di Masjidil Haram

7 hours ago 2

Jamaah haji dari berbagai belahan dunia melaksanakan tawaf.

REPUBLIKA.CO.ID, MAKKAH -- Wakil Emir Makkah dan Wakil Ketua Komite Tetap Haji dan Umrah, Pangeran Saud bin Mishaal, Ahad (10/5/2026), mengunjungi Masjidil Haram di Makkah untuk meninjau kesiapan area mataf (area tawaf di sekitar Ka'bah). Selain itu, mengecek sistem operasional dan layanan yang disediakan bagi jamaah haji untuk musim Haji 2026.

Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan efisiensi operasional dan memperbaiki pelayanan bagi jamaah haji. Wakil Emir didampingi sejumlah pejabat dan mendengarkan paparan mengenai rencana operasional dan layanan yang diterapkan oleh otoritas terkait di Masjidil Haram.

Rencana tersebut mencakup mekanisme pengelolaan kerumunan, peningkatan layanan, serta persiapan fasilitas guna memastikan kelancaran pergerakan dan kenyamanan jamaah.

Pangeran Saud bin Mishaal juga meninjau perkembangan proyek Perluasan Saudi Ketiga dan memeriksa proses serah terima operasional secara bertahap yang dilakukan oleh Kantor Manajemen Proyek di Kementerian Keuangan, bekerja sama dengan Otoritas Umum untuk Pemeliharaan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.

Upaya-upaya ini merupakan bagian dari sistem operasional terpadu yang bertujuan meningkatkan kualitas layanan bagi para jamaah haji, jamaah umrah, dan pengunjung, serta menciptakan lingkungan ibadah yang lebih mudah diakses dan lebih lancar di dalam Masjidil Haram beserta fasilitasnya.

Wakil Emir juga meninjau Pusat Penerimaan dan Bimbingan Jamaah Al-Nawariyah untuk melihat prosedur operasional dan layanan yang diberikan kepada jamaah. Ia didampingi Wakil Menteri Haji dan Umrah Dr. Abdul Fattah Mashat, Wali Kota Makkah Musaed Al-Dawood, serta sejumlah pejabat dari sektor pemerintahan dan keamanan di wilayah tersebut.

Dalam kunjungan inspeksi tersebut, Pangeran Saud bin Mishaal meninjau alur kerja di ruang pra-kedatangan pusat itu, termasuk layar dan sistem operasional yang digunakan untuk memantau kegiatan. Sistem tersebut meliputi konfirmasi akomodasi jamaah dengan penyedia layanan sebelum kedatangan mereka, pemantauan statistik kedatangan bus, serta pengawasan sistem pelacakan bus untuk memastikan kelancaran lalu lintas dan percepatan proses layanan.

Wakil Emir juga meninjau operasional di aula penerimaan jamaah, mekanisme pertukaran bus asing dan bus Saudi di pusat tersebut. Selain itu, layanan pengaturan dan operasional yang disediakan untuk mempermudah penerimaan dan pengarahan jamaah menuju akomodasi mereka dengan lancar dan efisien.

Sumber:

Saudi Gazette

Read Entire Article
Lifestyle | Syari | Usaha | Finance Research