Mengubah Limbah Kantong Kresek Menjadi Produk Bernilai

6 hours ago 3

Peserta mengikuti workshop upcycling limbah plastik jenis kresek di Wangirupa Studio, Kota Bandung, Kamis (16/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya mengedukasi masyarakat untuk mengolah sampah plastik menjadi produk yang lebih bernilai. (FOTO : Edi Yusuf)

Peserta mempelajari teknik mengolah kantong kresek bekas menjadi bahan baku baru. Workshop digelar oleh Komunitas Warga Masagi bersama DPMK ITB Program Desain Produk dan Rakarsa Foundation. (FOTO : Edi Yusuf)

Berbagai lembar plastik kresek disusun dan diproses menjadi material yang lebih kuat serta dapat dimanfaatkan kembali menjadi produk fungsional. Pendekatan upcycling dinilai mampu memperpanjang usia pakai limbah plastik. (FOTO : Edi Yusuf)

Kegiatan ini menjadi respons terhadap kondisi darurat sampah yang dihadapi Kota Bandung. Selain mengurangi volume sampah yang berakhir di tempat pembuangan, upcycling juga membuka peluang lahirnya produk kreatif bernilai ekonomi. (FOTO : Edi Yusuf)

Melalui pelatihan ini, masyarakat didorong untuk melihat sampah bukan sebagai limbah semata, melainkan sebagai bahan yang masih memiliki potensi. (FOTO : Edi Yusuf)

Hasil olahan limbah kresek dipamerkan sebagai contoh produk yang dapat digunakan kembali. Selain mengurangi pencemaran lingkungan, kegiatan ini juga mendorong tumbuhnya ekonomi sirkular melalui pemanfaatan kembali material bekas. (FOTO : Edi Yusuf)

inline

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Di tangan orang-orang yang peduli, kantong kresek bekas tak lagi berakhir di tempat pembuangan. Melalui workshop upcycling, warga Bandung diajak mengubah limbah plastik menjadi produk yang memiliki nilai guna dan nilai ekonomi.

Kegiatan ini menjadi salah satu ikhtiar komunitas dalam merespons persoalan darurat sampah yang masih dihadapi Kota Bandung, sekaligus menumbuhkan kesadaran bahwa sampah dapat menjadi sumber daya jika dikelola secara kreatif.

sumber : Republika

Read Entire Article
Lifestyle | Syari | Usaha | Finance Research