Indonesia Masuk Enam Negara yang Bisa Ajukan Paket Visa Arab Saudi, Umrah Tetap Dimungkinkan

6 hours ago 2

Dikutip dari laman Saudi Gazette, Kamis (16/7/2026), Arab Saudi telah mengidentifikasi enam negara pertama yang memenuhi syarat untuk Paket Visa yang baru diluncurkan, sebuah inisiatif baru yang memungkinkan wisatawan untuk mendapatkan visa turis Saudi secara elektronik sebagai bagian dari pemesanan perjalanan gabungan.

Menurut Kementerian Pariwisata, Paket Visa saat ini tersedia untuk pengunjung dari Yordania, Mesir, India, Bangladesh, Indonesia, dan Meksiko.

Layanan ini menggabungkan penerbangan, akomodasi hotel berlisensi, dan visa turis elektronik ke dalam satu proses pemesanan, memungkinkan wisatawan yang memenuhi syarat untuk menyelesaikan pengaturan perjalanan mereka melalui paket perjalanan yang disetujui daripada mengajukan visa turis secara terpisah.

Visa Paket Visa dikeluarkan secara elektronik dalam waktu maksimal 48 jam setelah pembelian paket perjalanan selesai, sehingga menghilangkan kebutuhan untuk mengunjungi kedutaan Saudi atau mengajukan permohonan visa terpisah.

Untuk mendapatkan paket tersebut, wisatawan harus memilih paket yang disetujui melalui agen perjalanan resmi, menyelesaikan pembayaran secara digital, dan menerima visa, asuransi perjalanan, dan dokumen perjalanan mereka melalui email.

Kementerian telah mengakreditasi dua agen perjalanan sejauh ini untuk menawarkan layanan tersebut: Reserval dan Almosafer.

Menurut kementerian, visa tersebut adalah visa turis sekali masuk yang berlaku selama tiga bulan, memungkinkan masa tinggal minimal dua hari dan maksimal 88 hari di Kerajaan Arab Saudi. Setelah diterbitkan, visa tidak dapat dibatalkan secara terpisah, dan pembatalan paket perjalanan secara otomatis mencabut visa terkait.

Paket tersebut harus mencakup penerbangan pulang pergi yang telah dikonfirmasi, akomodasi di hotel berlisensi Kementerian Pariwisata dengan peringkat minimal empat bintang, dan aplikasi visa elektronik.

Harga paket minimum ditetapkan sebesar SR 4.000 (Rp 19.280.000) per orang dewasa untuk dua hari pertama, dengan tambahan SR 1.000 (Rp 4.820.000) untuk setiap hari berikutnya.

Selain penerbangan dan akomodasi, wisatawan juga dapat menyertakan layanan dan pengalaman opsional seperti tiket acara dan kegiatan rekreasi.

Meskipun paket tersebut tidak termasuk layanan di kota-kota suci Makkah dan Madinah, seperti pengaturan Umrah, pemegang visa diizinkan untuk bepergian ke mana saja di Arab Saudi setelah kedatangan, termasuk kedua kota suci tersebut.

Jika maskapai penerbangan atau penyedia akomodasi membatalkan layanan karena keadaan yang tidak terduga, pengembalian dana dan perubahan pemesanan akan ditangani sesuai dengan kebijakan penyedia layanan perjalanan yang berwenang.

Kementerian Pariwisata menyatakan bahwa kewarganegaraan tambahan akan ditambahkan ke program Paket Visa pada fase selanjutnya.

Read Entire Article
Lifestyle | Syari | Usaha | Finance Research