Mengapa Mimpi Kadang Terasa Nyata? Ini Penjelasan Ilmiah di Baliknya

7 hours ago 4

Kurang tidur (ilustrasi). Selama liburan, ritme biologis tubuh kita sering kali teracak-acak.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pernahkah kamu berpikir mengapa mimpi sering kali terasa acak dan kacau, namun di lain waktu terasa mendalam dan nyata? Kini, sebuah penelitian berhasil mengungkap bahwa jawabannya bukanlah karena penyebab random atau acak.

Penelitian yang dilakukan peneliti dari IMT School for Advanced Studies Lucca Italia, menemukan bahwa isi mimpi saat tidur dipengaruhi oleh dua faktor utama yakni kepribadian individu dan pengalaman hidup sehari-hari. Studi ini dipublikasikan dalam jurnal Communications Psychology.

Para peneliti menganalisis lebih dari 3.700 laporan mimpi dan pengalaman saat terjaga yang dikumpulkan dari 287 partisipan berusia antara 18 hingga 70 tahun. Selama dua pekan, para peserta diminta mencatat pengalaman harian dan mimpi mereka.

Peneliti juga mengumpulkan data tambahan terkait kualitas tidur, pola kognitif, sifat kepribadian, serta kondisi psikologis masing-masing individu. Untuk menganalisis data tersebut, tim menggunakan teknologi Al pemrosesan bahasa alami (NLP).

Hasil penelitian menunjukkan adanya pola yang jelas dalam mimpi. Ketika peserta cenderung berpikir secara melompat-lompat atau tidak terstruktur selama siang hari, mereka melaporkan mimpi yang terasa kacau dan cepat berubah. Sebaliknya, peserta yang memandang mimpi sebagai sesuatu yang bermakna cenderung mengalami mimpi yang lebih hidup dan terasa mendalam.

Selain faktor internal, pengaruh esternal juga terbukti berperan. Selama pandemi Covid-19 misalnya, banyak peserta melaporkan mimpi yang lebih intens seperti pembatasan sosial dan rasa terkurung. Menariknya, pola ini berangsur menghilang seiring kondisi kehidupan kembali normal, menandakan bahwa mimpi ikut berubah mengikuti keadaan psikologis seseorang.

Read Entire Article
Lifestyle | Syari | Usaha | Finance Research