IHSG Menguat usai Inflasi AS Melandai, Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga The Fed Mereda

49 minutes ago 1

Warga mengamati pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (5/6/2026). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup merosot 245 poin atau 4,20 persen ke level 5.595, hal tersebut memperpanjang tren pelemahan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (15/7/2026) sore ditutup menguat seiring rilis data inflasi Amerika Serikat (AS) meredam ekspektasi pelaku pasar terhadap pengetatan kebijakan moneter oleh The Fed. IHSG ditutup menguat 2,45 poin atau 0,04 persen ke posisi 6.041,97. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 1,01 poin atau 0,17 persen ke posisi 599.90.

"IHSG dan bursa regional Asia bergerak menguat, rilis data inflasi Amerika Serikat (AS) meredam ekspektasi kenaikan suku bunga acuan The Fed," ujar Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus alias Nico dalam kajiannya di Jakarta, Rabu.

Dari mancanegara, data inflasi AS yang lebih rendah dari perkiraan mendorong dan mengurangi ekspektasi terhadap pengetatan kebijakan moneter oleh bank sentral The Fed dalam waktu dekat.

Tingkat inflasi tahunan AS turun menjadi 3,5 persen pada Juni dari 4,2 persen pada Mei 2026, atau di bawah perkiraan 3,8 persen.

Sementara itu, Ketua The Fed Kevin Warsh menegaskan kembali komitmen bank sentral untuk memulihkan stabilitas harga selama kesaksian di Kongres, namun tidak memberikan sinyal kebijakan yang lebih agresif.

Pasar terus memperkirakan sekitar 50 persen kemungkinan kenaikan suku bunga The Fed pada September 2026, karena ketegangan yang kembali meningkat antara AS dan Iran menaikkan harga minyak dan menjaga tekanan inflasi tetap menjadi fokus.

Dari dalam negeri, pemerintah menegaskan tidak akan menaikkan tarif pajak sebagai upaya meningkatkan penerimaan negara.

sumber : ANTARA

Read Entire Article
Lifestyle | Syari | Usaha | Finance Research