FIFA Mendadak Umumkan Larangan Bawa Botol Air ke Stadion Piala Dunia

1 hour ago 1

Jakarta, CNBC Indonesia - Organisasi sepak bola dunia FIFA kembali mengejutkan jutaan pencinta sepak bola lewat keputusan mendadak yang diambil hanya beberapa hari sebelum laga pembuka Piala Dunia dimulai. Secara resmi, FIFA mengeluarkan larangan bagi seluruh penggemar untuk tidak membawa botol air baik plastik maupun tumbler ke dalam area stadion selama gelaran 2026 FIFA World Cup.

Mengutip NBC News, FIFA menyebut alasan keamanan menjadi dasar utama perubahan aturan tersebut. Adapun benda-benda seperti botol air berpotensi dilempar dan membahayakan pemain maupun penonton lain di stadion.

"FIFA membuat keputusan untuk melarang botol demi mencegah risiko dan cedera pada pemain dan penonton," kata juru bicara FIFA kepada NBC News dalam sebuah pernyataan pada Kamis (4/5).

Langkah ini diambil karena cuaca panas diperkirakan akan menjadi masalah utama selama turnamen, yang akan digelar di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.

Di beberapa bagian selatan AS, suhu pada siang hari akan naik bertahap hingga pertengahan 26 Celcius dan bahkan lebih tinggi selama bulan Juni dan Juli. Piala Dunia Antarklub yang diadakan di AS musim panas lalu juga menuai keluhan dari para pemain dan penggemar tentang cuaca panas.

FIFA mengatakan pihaknya bekerja sama dengan kota-kota penyelenggara untuk menyediakan langkah-langkah yang bertujuan menjaga keselamatan penggemar di tengah cuaca panas.

"FIFA bekerja sama erat dengan setiap komite kota tuan rumah dan otoritas lokal mengenai faktor-faktor mitigasi panas bagi penggemar yang bepergian ke stadion, yang dapat mencakup sumber daya seperti stasiun penyemprotan, kipas angin, stasiun hidrasi, tenda pendingin, dan banyak lagi di sekitar area stadion," demikian pernyataan tersebut.

Perubahan tersebut tercermin dalam Kode Etik Stadion FIFA yang telah diperbarui, sebuah dokumen setebal 35 halaman yang menguraikan barang-barang terlarang dan aturan penonton. Sebelumnya aturan tersebut menyatakan bahwa penggemar boleh membawa botol plastik transparan kosong yang dapat digunakan kembali dengan kapasitas hingga satu liter ke dalam stadion. Namun dalam versi yang diperbarui, ketentuan tersebut diganti dengan aturan baru yang menyatakan bahwa botol air minum yang dapat digunakan kembali tidak lagi diizinkan di dalam tempat penyelenggaraan acara.

Ini berarti para pengunjung tidak akan dapat mengisi ulang botol kosong di air mancur atau dispenser air, dan harus membeli air di dalam stadion jika mereka menginginkannya.

Barang-barang lain seperti botol, gelas, toples, dan kaleng juga dilarang di stadion untuk mencegah risiko cedera jika dilempar.

Keputusan itu memicu reaksi negatif dari sebagian penggemar di media sosial.

"Lalu apa selanjutnya? Tabir surya dilarang dan penggemar dipaksa membelinya di stadion?" tulis warganet bernama Free Lions, sebuah kelompok pendukung Inggris yang berafiliasi dengan Asosiasi Pendukung Sepak Bola, dalam sebuah unggahan di Twitter pada hari Kamis (4/6).

"Mengingat betapa panasnya stadion, yang banyak di antaranya terbuka, biarkan saja penggemar membawa botol air minum jika mereka mau," kata warganet lainnya.

Sejumlah kelompok pendukung sepak bola menilai keputusan yang dilakukan di menit-menit terakhir tersebut hanyalah upaya terbaru untuk mengeruk uang.

Larangan membawa botol air minum ini muncul ketika banyak penggemar telah menyuarakan kekecewaan atas mahalnya biaya menonton turnamen. 

(hsy/hsy)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Lifestyle | Syari | Usaha | Finance Research