Danamon Syariah Siapkan Produk Emas untuk Perencanaan Haji

1 day ago 5

Kegiatan media luncheon dalam rangka HUT ke-70 Danamon di Jakarta, Selasa (14/7/2026).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Unit Usaha Syariah PT Bank Danamon Indonesia Tbk menyiapkan produk emas untuk memperkuat bisnis layanan haji. Produk tersebut dirancang sebagai instrumen perencanaan biaya haji dan ditargetkan dapat diluncurkan pada awal 2027.

Syariah Funding Business Head Danamon Merci Santi Adriani mengatakan, produk tersebut saat ini masih dalam tahap pengembangan. Menurut dia, Danamon Syariah melihat produk emas memiliki potensi untuk mendukung masyarakat mempersiapkan biaya haji secara bertahap.

“Produk tersebut masih dalam pipeline. Kami melihat produk emas memiliki potensi besar untuk memberikan solusi bagi nasabah. Saat ini kami sedang mengembangkannya,” ujar Merci di sela acara Media Luncheon dalam rangka HUT ke-70 Danamon di Jakarta, Selasa (14/7/2026).

Merci menjelaskan, secara konsep produk emas yang dikembangkan tidak jauh berbeda dengan produk serupa di industri perbankan. Namun, Danamon Syariah akan mengintegrasikannya dengan layanan haji sehingga dapat dimanfaatkan sebagai bagian dari perencanaan keberangkatan.

“Secara konsep, produk emas yang kami kembangkan kurang lebih mirip dengan produk bank lain. Namun kami akan mengarahkan produk ini secara spesifik untuk mendukung kebutuhan haji. Jadi fitur-fiturnya akan lebih difokuskan sebagai solusi perencanaan haji,” katanya.

Menurut Merci, pengembangan produk masih berlangsung karena akan terhubung dengan layanan digital Danamon Syariah. Perseroan masih menyempurnakan sistem serta aspek teknis sebelum produk tersebut diluncurkan ke masyarakat. “Insya Allah awal tahun depan,” ujar Merci saat ditanya mengenai target peluncuran produk tersebut.

Selain mengembangkan produk emas, Danamon Syariah juga memperluas layanan pada ekosistem haji melalui berbagai produk, mulai dari pembiayaan haji, tabungan perencanaan haji, hingga layanan transaksi bagi nasabah yang beraktivitas di Arab Saudi.

Merci mengatakan, kebutuhan masyarakat terhadap layanan haji dan umrah masih tinggi sehingga menjadi salah satu fokus pengembangan bisnis syariah perseroan.

“Produk syariah memiliki keunggulan yang masih sangat relevan, terutama solusi untuk haji. Kebutuhan masyarakat Muslim untuk berhaji maupun umrah tetap tinggi sehingga kami melihat peluang bisnis yang masih besar,” ujarnya.

Read Entire Article
Lifestyle | Syari | Usaha | Finance Research