Danamon Syariah Belum Tetapkan Target Spin-off, Fokus Perbesar Aset dan Bisnis

1 day ago 6

Foto ilustrasi: Logo Danamon Syariah pada Gelaran ISEF 2025 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (9/10/2025).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Unit Usaha Syariah (UUS) PT Bank Danamon Indonesia Tbk belum menetapkan target pemisahan usaha (spin-off) meski terus mencatatkan pertumbuhan bisnis. Saat ini, aset Danamon Syariah mencapai sekitar Rp 20 triliun, sehingga perseroan masih memprioritaskan penguatan bisnis dan memperbesar aset sebelum mengambil langkah spin-off.

Syariah Funding Business Head Danamon, Merci Santi Adriani, mengatakan perseroan akan terus mengembangkan bisnis syariah dengan memperkuat sejumlah ekosistem, terutama haji dan organisasi masyarakat Muslim.

"Kami akan melihat roadmap tersebut dengan mempertimbangkan perkembangan pasar. Namun, yang jelas, secara internal kami tetap fokus meningkatkan dan mengembangkan bisnis," ujar Merci, ditemui usai Media Luncheon dalam rangka HUT ke-70 Danamon di Jakarta, Selasa (14/7/2026).

Menurut Merci, hingga semester I 2026, kinerja Danamon Syariah masih menunjukkan pertumbuhan. Peningkatan terjadi pada aset, pembiayaan, maupun dana pihak ketiga (DPK).

"Selama tiga tahun terakhir pertumbuhan DPK kami cukup baik, bahkan sudah dua digit. Semester I ini juga tetap tumbuh, baik dari sisi aset, pembiayaan, maupun pendanaan," katanya.

Untuk mendorong pertumbuhan, Danamon Syariah mengandalkan pengembangan produk dan penguatan ekosistem syariah. Perseroan memiliki berbagai produk pendanaan dan pembiayaan yang menyasar segmen ritel, UKM, hingga korporasi.

Salah satu produk unggulannya adalah tabungan multivaluta berbasis syariah yang menyediakan mata uang rial Saudi untuk memudahkan transaksi nasabah yang akan menjalankan ibadah haji maupun umroh.

Read Entire Article
Lifestyle | Syari | Usaha | Finance Research