AXA Sharia Life Insurance Resmi Berdiri, Bidik Pasar Asuransi Syariah Indonesia

2 hours ago 3

Niharika Yadav, Presiden Direktur AXA Financial Indonesia, Bukit Rahardjo, Presiden Direktur AXA Syariah Life Insurance, dan jajaran manajemen AXA Sharia Life Insurance berfoto bersama anak-anak dan pengurus dari Yayasan Bina Bangsa Berdikari dalam acara tasyakuran dan peresmian PT AXA Sharia Life Insurance.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Industri asuransi syariah Indonesia masih memiliki ruang untuk memperluas akses masyarakat terhadap produk perlindungan. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat kontribusi industri asuransi syariah mencapai Rp11,73 triliun hingga Juni 2026, sementara aset asuransi jiwa syariah mencapai Rp37,36 triliun.

Potensi tersebut turut mendorong pelaku industri memperkuat bisnis asuransi berbasis prinsip syariah. Salah satunya PT AXA Financial Indonesia yang mendirikan PT AXA Sharia Life Insurance sebagai entitas khusus yang bergerak di bidang asuransi jiwa syariah.

AXA Sharia Life Insurance merupakan hasil pemisahan unit usaha syariah AXA Financial Indonesia. Perusahaan memperoleh izin usaha dari OJK berdasarkan Keputusan Nomor KEP-76/D.05/2026 tertanggal 8 September 2026.

Pemisahan unit usaha tersebut berlangsung ketika tingkat literasi dan inklusi keuangan syariah masih menunjukkan adanya kesenjangan. Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025, tingkat literasi keuangan syariah tercatat 43,42 persen, sedangkan inklusi keuangan syariah mencapai 13,41 persen.

Data tersebut menunjukkan masih terdapat ruang untuk memperluas akses masyarakat terhadap produk dan layanan keuangan syariah, termasuk perlindungan melalui asuransi syariah.

Di sektor perasuransian secara umum, tingkat inklusi asuransi juga masih lebih rendah dibandingkan tingkat literasinya. OJK mencatat tingkat inklusi asuransi sebesar 16,6 persen, sedangkan tingkat literasi mencapai 31,7 persen. Penetrasi asuransi tercatat 2,27 persen pada 2022 dan ditargetkan meningkat menjadi 3,2 persen pada 2027.

Presiden Direktur AXA Financial Indonesia Niharika Yadav mengatakan Indonesia memiliki posisi strategis dalam perkembangan ekonomi syariah karena memiliki populasi Muslim yang besar.

“Sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, Indonesia berada pada posisi yang strategis untuk menjadi salah satu pendorong utama perkembangan ekonomi syariah global,” kata Niharika, Jumat (18/9/2026).

Dia mengatakan pendirian AXA Sharia Life Insurance diarahkan untuk merespons meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kebutuhan perlindungan finansial yang selaras dengan nilai dan kebutuhan mereka.

Read Entire Article
Lifestyle | Syari | Usaha | Finance Research