Viral Warga Adang Kelompok Geng Motor, Puluhan Pelajar Diamankan

2 weeks ago 9

REPUBLIKA.CO.ID, CIREBON – Sekelompok pelajar yang diduga geng motor di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat kembali berulah. Namun kali ini, aksi mereka mendapat perlawanan dari warga yang merasa geram dengan aksi mereka.

Dalam video yang viral di media sosial dan grup WhatsApp, peristiwa itu terjadi di wilayah Kecamatan Jamblang dan Kecamatan Klangenan, Kabupaten Cirebon, Senin (9/2/2026) malam. Ratusan warga terlihat turun ke jalan mencegat aksi konvoi puluhan pelajar.

Terlihat pula sejumlah sepeda motor yang diduga milik pelajar itu dibakar di lapangan. Ada pula sejumlah pelajar yang diamankan di balai desa setempat dan sebagiannya terlihat mengalami luka-luka diduga akibat menjadi sasaran kemarahan warga.

Petugas kepolisian sempat kewalahan saat hendak mengevakuasi para pelajar karena banyaknya warga yang berkumpul di depan balai desa. Namun, petugas akhirnya berhasil mengamankan para pelajar tersebut ke Mapolresta Cirebon.

Kasatreskrim Polresta Cirebon, Kompol I Putu Ika Prabawa Kartima Utama, menjelaskan, ada beberapa kelompok pelajar yang diamankan di sejumlah desa. Mereka diduga berafiliasi dalam kegiatan geng motor yang akan melakukan tawuran.

“Kami kemudian amankan di Mapolresta Cirebon,” kata Putu, Selasa (10/2/2026).

Putu menjelaskan, dari hasil pengumpulan bahan keterangan, diketahui bahwa kelompok pelajar tersebut akan melakukan tawuran di wilayah Plumbon pada Senin (9/2/2026) sore. Saat dalam perjalanan hendak tawuran, para kelompok pelajar itu bertemu dengan petugas patroli dari salah satu polsek.

Petugas patroli polsek kemudian melakukan pembubaran. Kelompok pelajar itu kemudian berpencar menghindari petugas patroli. Salah satu kelompok kemudian ada yang bergerak ke arah wilayah salah satu desa di Kecamatan Klangenan.

“Karena jumlah kelompok pelajar itu ada sekitar 50 orang, sehingga membuat warga menjadi resah dan warga di sana melakukan pembubaran,” jelasnya.

Putu memastikan, peristiwa tersebut terjadi sebelum aksi tawuran berlangsung. Polisi juga menemukan sejumlah pelajar yang membawa alat pemukul dan senjata tajam saat konvoi.

Terkait bentrokan dengan warga, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman lebih lanjut, termasuk penyebab pelajar mengalami luka serta kebenaran informasi mengenai pembakaran sepeda motor.

“Untuk bentrok dengan warga, luka yang dialami pelajar, apakah karena terjatuh atau sebab lain, termasuk informasi sepeda motor yang dibakar, semua masih kita dalami dan kita lakukan pendataan,” tukasnya.

Read Entire Article
Lifestyle | Syari | Usaha | Finance Research