UBSI Masuk Top 10 Perguruan Tinggi dengan SINTA Score Overall Tertinggi di Indonesia

3 hours ago 3

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Program Studi (Prodi) Ilmu Komunikasi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) masuk 10 besar perguruan tinggi dengan SINTA Score Overall tertinggi di Indonesia dengan skor 12.276. Dalam daftar tersebut, UBSI menempati peringkat keenam, berada di atas Universitas Riau, Universitas Diponegoro, Universitas Mercu Buana, dan BINUS University.

Capaian tersebut mencerminkan akumulasi kinerja perguruan tinggi dalam ekosistem penelitian dan publikasi yang dinilai melalui berbagai indikator pada Science and Technology Index (SINTA), termasuk publikasi, sitasi, penelitian, kekayaan intelektual, pengabdian kepada masyarakat, serta produktivitas dosen.

Berapa SINTA Score Overall UBSI?

UBSI memperoleh SINTA Score Overall sebesar 12.276 dan menempati peringkat keenam dalam daftar 10 perguruan tinggi yang diberikan. Skor tersebut menempatkan UBSI di antara sejumlah perguruan tinggi yang memiliki capaian SINTA Score Overall tinggi secara nasional untuk Prodi Ilmu Komunikasi.

Berikut daftar perguruan tinggi berdasarkan SINTA Score Overall yang menjadi bahan pemeringkatan:

  1. Telkom University, skor 18.440
  2. Universitas Tarumanagara, skor 17.633
  3. Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka, skor 14.458
  4. Universitas Islam Bandung, skor 14.364
  5. Universitas Padjadjaran, skor 12.817
  6. Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI), skor 12.276
  7. Universitas Riau, skor 11.463
  8. Universitas Diponegoro, skor 10.216
  9. Universitas Mercu Buana, skor 10.124
  10. BINUS University, skor 9.952

Berdasarkan data tersebut, UBSI memiliki skor 12.276 atau berada 551 poin di bawah Universitas Padjadjaran yang menempati posisi kelima. Pada daftar yang sama, skor UBSI berada 813 poin di atas Universitas Riau di posisi ketujuh.

Apa itu SINTA Score?

SINTA atau Science and Technology Index merupakan sistem yang digunakan untuk mengukur dan memetakan kinerja publikasi serta aktivitas penelitian dan inovasi dalam ekosistem ilmu pengetahuan dan teknologi Indonesia. SINTA dikembangkan sebagai bagian dari ekosistem pengukuran kinerja penelitian, publikasi, dan aktivitas akademik.

SINTA tidak hanya melihat jumlah publikasi. Penilaian juga berkaitan dengan indikator lain yang menggambarkan produktivitas serta dampak kegiatan akademik dan penelitian.

Indikator apa saja yang memengaruhi SINTA Score?

Berdasarkan bahan yang diberikan, komponen yang menjadi bagian dari pengukuran mencakup:

  1. Publikasi yang dihasilkan oleh dosen dan peneliti.
  2. Sitasi publikasi yang menunjukkan sejauh mana karya ilmiah digunakan atau dirujuk dalam karya ilmiah lainnya.
  3. Penelitian dan hibah riset yang mencerminkan aktivitas penelitian serta dukungan pendanaan riset.
  4. HKI dan paten yang berkaitan dengan hasil kekayaan intelektual dan inovasi.
  5. Pengabdian kepada masyarakat yang menunjukkan kontribusi akademisi kepada masyarakat.
  6. Kinerja dan produktivitas dosen dalam aktivitas akademik dan penelitian.

Dengan demikian, SINTA Score dapat dipahami sebagai salah satu indikator untuk melihat performa penelitian dan produktivitas akademik dalam skala institusi maupun individu.

Apa arti posisi keenam bagi UBSI?

Posisi keenam dalam daftar SINTA Score Overall menunjukkan bahwa UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif memiliki capaian terukur dalam aktivitas publikasi, penelitian, sitasi, kekayaan intelektual, pengabdian kepada masyarakat, dan produktivitas dosen. Capaian tersebut tidak berdiri pada satu aktivitas akademik saja karena skor SINTA merupakan hasil akumulasi berbagai indikator.

Bagi perguruan tinggi, performa penelitian dan publikasi menjadi bagian penting dari ekosistem akademik. Semakin aktif dosen dan peneliti menghasilkan karya ilmiah, melakukan penelitian, memperoleh sitasi, serta menghasilkan inovasi dan pengabdian, semakin besar kontribusi aktivitas tersebut terhadap rekam jejak akademik institusi.

Mengapa SINTA penting bagi perguruan tinggi?

SINTA memberikan basis data dan indikator yang dapat digunakan untuk melihat produktivitas penelitian serta publikasi dalam ekosistem akademik Indonesia. Bagi perguruan tinggi, indikator tersebut dapat menjadi bagian dari evaluasi dan pemetaan kinerja penelitian serta aktivitas akademik.

Sementara bagi dosen dan peneliti, publikasi, sitasi, penelitian, dan kekayaan intelektual menjadi bagian dari rekam jejak akademik yang dapat menunjukkan kontribusi terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan inovasi.

Dengan perspektif tersebut, peringkat SINTA tidak semata-mata menjadi angka dalam sebuah daftar. Di balik skor tersebut terdapat aktivitas akademik yang melibatkan dosen, peneliti, mahasiswa, serta institusi dalam menghasilkan dan menyebarluaskan pengetahuan.

Read Entire Article
Lifestyle | Syari | Usaha | Finance Research