Uang Palsu. ilustrasi
REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG BARAT -- Peredaran uang palsu terjadi di wilayah Cililin, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat. Korban nyaris tertipu hingga Rp500 ribu dengan modus mengisi saldo via aplikasi dompet digital.
Aksi terduga pelaku mengedarkan uang palsu itu terekam kamera CCTV di sebuah konter dekat Alun-alun Cililin di Jalan Radio, RT 03/01, Desa Cililin, Kecamatan Cililin pada Sabtu (2/5/2026). Dalam video yang beredar, terlihat dua orang pria sedang melakukan transaksi dengan pemilik konter. Infomasi itu sudah ditindaklanjuti polisi.
"Betul kami sudah menerima informasi dari warga adanya peredaran uang palsu di wilayah hukum Polsek Cililin. Kami sudah lakukan penyecekan ke lokasi," kata Kepala Seksi Humas Polres Cimahi, Iptu Gofur Supangkat saat dikonfirmasi, Selasa (5/5/2026).
Berdasarkan hasil pengecekan pihak kepolisian, awalnya terduga pelaku datang ke konter tersebut untuk mengisi ulang dompet digital sebesar Rp500 ribu. Setelah terisi, kemudian terduga pelaku membayar sebesar uang yang terisi itu menggunakan pecahan Rp50 ribu.
Namun setelah dilakukan pengecekan oleh korban, ternyata empat lembar pecahan Rp50 ribu atau sebesar Rp200 ribu itu diduga palsu. Korban pun spontan meminta terduga pelaku untuk mengembalikan sebesar Rp200 ribu sesuai uang yang diduga palsu itu.
"Jadi korban itu ngecek dulu semua uang itu dan setelah diketahui uang tersebut diduga palsu, pelapor memberitahukan kepada pelaku bahwa empat lembar uang pecahan Rp50 ribu palsu. Jadi yang palsunya dikembalikan ke terduga pelaku," terang Gofur.
Polisi masih melakukan penyelidikan terkait peredaran uang palsu di wilayah hukum Polsek Cililin itu. Selain itu, Gofur juga meminta masyarakat untuk tetap waspada dan lebih teliti ketika melakukan transaksi khususnya menggunakan uang pecahan Rp50 ribu dan Rp100 ribu.
"Untuk pelaku masih dalam penyelidikan, mudah-mudahan segera terungkap supaya peredaran uang palsu ini bisa dihentikan. Kami juga imbau masyarakat tetap menerapkan dilihat, diraba dan diterawang," kata Gofur.

1 hour ago
1











































