Warga melewati material longsor yang menutup akses jalan nasional di Cadas Pangeran, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Rabu (8/4/2026). Longsor dari tebing setinggi 30 meter di Cadas Pangeran pada pukul 17.10 WIB akibat hujan lebat tersebut mengakibatkan akses jalan nasional yang menghubungkan Bandung-Cirebon ditutup total dan hingga pukul 20.30 WIB petugas gabungan masih menunggu alat berat untuk evakuasi material longsoran.
REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG BARAT -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung Barat (KBB) mencatat ada 174 peristiwa bencana alam yang terjadi sejak Januari sampai April 2026. Bencana longsor mendominasi peristiwa yang terjadi di Bandung Barat.
"Dampaknya cukup luas, sebanyak 336 unit rumah mengalami kerusakan, 85 jiwa terdampak langsung, 18 fasilitas umum dan sosial rusak berat, serta sebanyak 1.855 jiwa terkena dampak, 818 jiwa terancam keselamatannya, dan 94 orang sempat terendam banjir," ungkap Kepala Pelaksana BPBD KBB Asep Sehabudin saat dikonfirmasi, Selasa (5/5/2026).
Kendati angka kejadian tinggi, Asep mengklaim pasca peristiwa bencana longsor di Desa Pasirlangu, tidak lagi ditemukan laporan korban jiwa berkat penanganan cepat dan sigap yang dilakukan tim gabungan.
"Sepanjang April hingga Mei saja, puluhan peristiwa tercatat terjadi, mulai dari longsor, pergerakan tanah, hingga banjir," ujarnya.
Asep menyebut, wilayah selatan menjadi zona paling rawan dan paling sering terdampak, mengingat curah hujan di sana cenderung lebih tinggi dibanding wilayah lain. "Beberapa titik yang baru saja mengalami kejadian di antaranya Gunung Halu, Rongga, Cipongkor hingga wilayah Cisokan, meski kejadian di Cisokan berada di lingkup aset pengelolaan PLTA," sebutnya.
Menanggapi tingginya risiko bencana ini, status Siaga Tanggap Darurat yang awalnya berlaku hingga 30 April kini resmi diperpanjang sampai 30 Mei 2026. Menurutnya, hal ini diambil untuk mengantisipasi kemungkinan kejadian susulan akibat cuaca yang belum sepenuhnya stabil.
Kendati beban penanganan berat, pihaknya memastikan ketersediaan logistik masih aman dan cukup mencukupi hingga bulan September atau Oktober mendatang. "Salah satu kejadian terbaru yang menjadi sorotan adalah ambruknya jembatan penghubung antar dua kecamatan dan dua desa strategis," ucapnya.

1 hour ago
1











































