Rusia Harus Waspada, Jerman Siapkan Anggaran 100 Miliar Euro untuk Perang Modern

4 hours ago 4

Ilustrasi militer Jerman atau Bundeswehr.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Jerman secara resmi mengumumkan strategi militer baru yang ambisius untuk memperkuat posisi geopolitiknya di Eropa. Negara tersebut menargetkan pembangunan kekuatan militer hingga 460 ribu personel dalam satu dekade ke depan.

Langkah ini menandai perubahan besar dalam kebijakan pertahanan Berlin. Setelah puluhan tahun cenderung menahan diri, Jerman kini mulai mengambil peran militer yang lebih agresif.

Menteri Pertahanan Jerman Boris Pistorius menegaskan bahwa negaranya akan memikul tanggung jawab strategis yang lebih besar di Eropa. Ia menyebut target tersebut sebagai bagian dari upaya menjadikan Bundeswehr kekuatan konvensional terkuat di kawasan.

Strategi ini menetapkan target 260 ribu tentara aktif dan 200 ribu pasukan cadangan pada 2035. Dengan demikian, total kekuatan militer Jerman akan mencapai 460 ribu personel.

Saat ini, kekuatan aktif Bundeswehr masih berada di kisaran 186 ribu personel. Hal ini menunjukkan adanya kebutuhan ekspansi yang signifikan dalam waktu relatif singkat.

Bundeswehr sendiri merupakan angkatan bersenjata terpadu Jerman yang mencakup angkatan darat, laut, udara, serta unit siber. Struktur ini dirancang untuk menghadapi tantangan perang modern yang semakin kompleks.

Dari sisi anggaran, Jerman telah meningkatkan belanja pertahanan secara signifikan. Pada 2026, anggaran militer mencapai lebih dari 100 miliar euro, menjadikannya salah satu yang terbesar di dunia.

Namun, secara kekuatan militer, Jerman masih berada di bawah beberapa negara besar Eropa. Prancis, misalnya, memiliki keunggulan dalam hal senjata nuklir dan proyeksi kekuatan global.

Inggris juga tetap menjadi kekuatan militer utama di Eropa. Negara ini memiliki kemampuan nuklir serta pengalaman operasional global yang luas.

sumber : Xinhua

Read Entire Article
Lifestyle | Syari | Usaha | Finance Research