Siswa menyantap makan bergizi gratis di Sekolah Madrasah Ibtidaiyah Negeri Medan, Sumatera Utara. (ilustrasi)
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Bank Mandiri (Persero) Tbk ikut terlibat dalam penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyasar masyarakat, dengan memperkuat sistem transaksi dan tata kelola keuangan.
Hingga kuartal I 2026, sekitar 6.000 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah menggunakan layanan virtual account Bank Mandiri untuk mendukung penyaluran program tersebut.
Direktur Utama Bank Mandiri Riduan mengatakan, keterlibatan ini menjadi bagian dari peran perseroan dalam mendukung program pemerintah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
“Bank Mandiri secara aktif berperan sebagai mitra strategis pemerintah dalam memastikan berbagai program nasional berjalan efektif dan memberikan dampak langsung kepada sektor riil serta masyarakat luas,” kata Riduan dalam paparan kinerja, Selasa (21/4/2026).
Menurut dia, dukungan perbankan dibutuhkan agar penyaluran dana program berjalan lebih tertib, transparan, dan tepat sasaran.
Selain program MBG, Bank Mandiri juga menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp 11 triliun hingga kuartal I 2026 yang menjangkau lebih dari 87 ribu pelaku UMKM. Di sektor perumahan, pembiayaan juga telah mengalir ke sekitar 2.300 unit hunian melalui program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).
Di tingkat desa, perseroan turut mendukung penguatan ekonomi kerakyatan melalui keterlibatan pada sekitar 80 ribu koperasi desa dan kelurahan. Di tengah peran tersebut, kinerja Bank Mandiri tetap tumbuh. Laba bersih tercatat Rp 15,4 triliun atau naik 16,6 persen secara tahunan, ditopang pertumbuhan kredit 17,4 persen.
Dengan dukungan sistem keuangan yang lebih terintegrasi, perbankan diharapkan dapat mempercepat penyaluran program sosial sekaligus menjaga perputaran ekonomi masyarakat.
sumber : Antara

1 hour ago
1














































