Pencernaan Sehat, Anak Cerdas! Intip Kaitan Perut dengan IQ Buah Hati

4 hours ago 1

Anak sakit perut (ilustrasi). Dokter menekankan pentingnya bagi orang tua cermat menjaga kesehatan saluran cerna untuk mendukung tumbuh kembang anak yang optimal.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dalam perjalanan mendampingi tumbuh kembang buah hati, orang tua sering kali fokus pada asupan nutrisi makro seperti protein dan karbohidrat agar anak terlihat gemuk dan kuat. Namun, ada satu sistem organ yang sering terlupakan padahal memegang peranan sebagai "pusat kendali" kesehatan tubuh yaitu saluran pencernaan.

Menjaga kesehatan perut anak bukan sekadar soal memastikan mereka tidak sembelit atau diare, melainkan investasi jangka panjang bagi kecerdasan dan imunitas mereka. Dokter spesialis anak-konsultan gastrohepatologi dr Frieda Handayani Kawanto, Sp.A, Subsp. GH (K) menekankan pentingnya bagi orang tua cermat menjaga kesehatan saluran cerna untuk mendukung tumbuh kembang anak yang optimal.

“Kesehatan pencernaan anak harus menjadi perhatian serius dan tidak boleh diremehkan oleh para Ibu," kata Frieda dalam diskusi media di Jakarta, Kamis (2/4/2026).

Dia mengatakan para ahli kesehatan telah sepakat bahwa saluran cerna merupakan organ yang berperan paling penting dan berkembang pesat pada masa awal kehidupan untuk mendukung tumbuh kembang optimal dan kesehatan holistik serta sebagai fondasi kecerdasan anak. Dokter lulusan Universitas Indonesia itu menekankan usia anak sampai dua tahun merupakan periode emas untuk perkembangan fungsi pencernaan dan maturitas mikrobiota saluran cerna.

Nutrisi memiliki peran penting untuk mengoptimalkan saluran cerna, jadi pastikan si Kecil mendapatkan nutrisi lengkap dan seimbang. Salah satu cara untuk mengoptimalkan dan menjaga kesehatan sistem pencernaan adalah dengan mengonsumsi serat prebiotik, seperti, FOS, GOS dan Inulin yang berperan sebagai makanan utama bagi ratusan triliun mikrobiota pada saluran cerna dari awal kehidupan anak dan menjaga jumlah bakteri baik dalam usus tetap seimbang.

Dia menyarankan anak-anak diberikan asupan prebiotik yang banyak terkandung dalam makanan sumber serat seperti buah-buahan, sayur-mayur, kacang-kacangan, serta beberapa jenis sayuran akar seperti umbi-umbian atau bisa juga bersumber dari nutrisi lain, seperti susu pertumbuhan yang disuplementasi prebiotik untuk anak di atas satu tahun. "Dengan asupan nutrisi yang kaya serat prebiotik, kesehatan pencernaan anak dapat terjaga, sehingga mencegah timbulnya masalah gangguan pencernaan seperti konstipasi dan mendukung kebiasaan buang air besar secara teratur," ujarnya.

sumber : Antara

Read Entire Article
Lifestyle | Syari | Usaha | Finance Research