REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Politisi Daniel Muttaqien resmi terpilih menjadi Ketua DPD Golkar Jawa Barat (Jabar) periode 2026-2030 pada musyawarah Daerah (Musda) Golkar Jabar ke XI di Hotel Trans Kota Bandung, Kamis (2/4/2026).
Ia terpilih secara aklamasi setelah mendapatkan dukungan penuh dari DPD kabupaten dan kota se-Jabar dan organisasi sayap partai.
"Selamat dan sukses kepada H Daniel Muttaqien, Ketua DPD Golkar Jabar 2026-2030," mengutip keterangan resmi laman Instagram Golkar Jabar, Kamis (2/4/2026).
Daniel didukung 21 DPD kabupaten dan kota se-Jabar, organisasi sayap partai dan organisasi pendukung lainnya. Para pendukung Daniel mengantarnya saat pendaftaran di Kantor DPD Golkar Jabar, Jalan Maskumambang, Kota Bandung, Rabu (1/4/2026).
Sebelumnya, Daniel mengatakan alasan utama maju mencalonkan diri sebagai ketua di musda Golkar Jabar karena mendapatkan dukungan dari 22 DPD kabupaten dan kota. Selain itu, ia merasa sudah memiliki pengalaman di Golkar Jabar.
"Pertama, dorongannya karena saya memang selama satu periode ini sudah terlibat di kepengurusan DPD Golkar Provinsi Jabar," kata dia. Selain itu, ia mengaku mendapatkan dukungan dari DPD tingkat II sehingga menambah keyakinan untuk untuk mengikuti kontestasi pemilihan ketua di Partai Golkar Jabar.
Daniel memiliki visi yang sama dengan para pendukungnya, untuk membawa Golkar menjadi partai pemenang di pileg, pilkada, dan pilpres nanti. "Jadi tidak ada yang sulit, tidak ada yang susah ketika saya sampai saat ini, hadir di sini itu mendapatkan 22 dukungan."
Ia menggantikan Ace Hasan Sadzily, Ketua DPD Golkar Jawa Barat sebelumnya.
DPP Partai Golkar menyebut Jabar merupakan provinsi yang penting dan strategis untuk dimenangkan dalam pemilu tahun 2029. Karena itu, provinsi dengan jumlah penduduk mencapai 50 juta orang ini mendapatkan prioritas.
"Kemenangan Jabar itu bisa menjadi penentu kemenangan nasional karena itu Partai Golkar Jabar betul-betul dijadikan rumah bersama sehingga secara strategi kepentingan, siapapun yang terpilih harus mengembangkan paradigma membesarkan Golkar, bukan menguasai Golkar," ucap Wakil Ketua Umum DPP Golkar Idrus Marham di Musda Golkar Jabar ke XI, di Kota Bandung, Kamis (2/4/2026).
Idrus menyebut, Ketua Umum DPP Golkar Bahlil Lahadalia mengatakan Jabar mendapatkan perhatian dan prioritas pada pemilu tahun 2029. Ia mengapresiasi kepemimpinan Ace Hasan Sadzily yang mampu meningkatkan perolehan kursi di pemilihan legislatif tahun 2024. Dengan kondisi itu, ketua umum berharap agar kursi terus bertambah.
"Musda tidak hanya dilihat sebagai pergantian ketua, karena memang Bung Ace sudah tidak maju, maka mau tidak mau harus ada penggantinya. Tapi yang paling penting membangun komitmen bersama membesarkan partai Golkar bukan menguasai," kata dia.
Ketua DPD Golkar Jabar Ace Hasan Sadzily mengatakan capaian politik Partai Golkar di Jabar merupakan hasil kerja kolektif seluruh kader.
Ia menyebut dinamika menjelang pergantian kepemimpinan merupakan hal yang wajar dalam organisasi politik tetapi harus dikelola dengan kedewasaan dan tanggung jawab bersama.
"Kemenangan ini bukan karena saya. Kemenangan ini kerja keras seluruh kader Partai Golkar di Jabar, dari tingkat desa hingga provinsi,” kata dia.
Ia mengaku tidak maju mencalonkan diri kembali sebagai Ketua DPD Golkar Jabar karena mendapatkan amanat dari DPP untuk bertugas di Jakarta. Selain itu, saat ini tengah menjabat sebagai Gubernur Lemhannas.

4 hours ago
2








































