Daycare Little Aresha yang berlokasi berlokasi di Jalan Pakel Baru Utara, Sorosutan, Umbulharjo, Kota Yogyakarta tengah menjadi sorotan publik setelah digrebek polisi, Jumat (24/4/2026).
REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA — Pemerintah Kota Yogyakarta segera melakukan identifikasi terhadap daycare atau tempat penitipan anak yang aman dan tepercaya guna menampung anak yang menjadi korban kekerasan dan penelantaran di Daycare Little Aresha, Kelurahan Sorosutan, Umbulharjo.
"Jadi, bagaimana mulai pagi hari Senin (27/4) anaknya mau dititip di mana, ini saya kira suatu hal yang mendesak dan darurat," kata Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo usai audiensi dengan orang tua korban di Yogyakarta, Ahad (26/4/2026) sore.
Terlebih, katanya, para orang tua yang menitipkan anak di daycare tersebut pada umumnya bekerja dan tidak memiliki banyak waktu bersama anak saat jam kerja.
Atas kondisi tersebut, katanya, pemerintah daerah harus hadir.
"Pemerintah harus hadir, dan kami akan segera mengidentifikasi daycare-daycare lainnya yang aman, tepercaya, dan sehat. Kepala Dinas Pendidikan serta kepala dinas lainnya bersama KPAI (Komisi Perlindungan Anak Indonesia) segera mengidentifikasi," katanya.
Dengan demikian, kata dia, akan diketahui tempat penitipan anak mana yang akhirnya bisa menampung anak-anak yang berhenti menitipkan anak di daycare yang kemudian digerebek aparat kepolisian tersebut.
"Kami menganggap ini adalah satu langkah darurat yang harus segera dilakukan, supaya mereka bisa menitipkan anaknya di situ," katanya.
Ia mengatakan pemerintah daerah juga menginstruksikan dinas terkait dan pemangku kepentingan untuk melakukan razia terhadap seluruh tempat daycare di Kota Yogyakarta.
"Hari ini sudah masuk data semua daycare yang ada di Kota Yogyakarta. Kemudian kita akan cek satu per satu. Besok (27/4) pagi kita cek satu per satu, sehingga dalam waktu singkat, paling lama dua hari, kita sudah tahu semua status daycare yang ada di Yogyakarta," katanya.
sumber : ANTARA

1 hour ago
1














































