Bendera Israel dan spanduk yang dipasang di RS Indonesia di Beit Lahiya, Gaza utara.
REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA — Pemerintah Indonesia sudah melayangkan protes keras terkait pemasangan bendera, dan spanduk Zionis Israel di Rumah Sakit (RS) Indonesia di Gaza, Palestina. Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) mengecam tindakan sepihak militer penjajahan zionis atas penguasaan fasilitas medis yang dibangun atas patungan rakyat Indonesia untuk masyarat di Gaza itu.
Melalui penyampaian terbuka, Kemenlu Indonesia menegaskan pengibaran bendera dan spanduk-spanduk Zionis Israel itu merupakan bentuk provokasi. “Indonesia mengecam keras dan memprotes pemasangan (bendera dan) spanduk bertuliskan ‘Rising Lion’ oleh pasukan Israel di atas reruntuhan Rumah Sakit Indonesia di Gaza,” begitu pernyataan Kemenlu yang dikutip, Jumat (24/4/2026).
Kemenlu Indonesia mengatakan, tak ada penilaian yang patut dibenarkan atas tindakan sepihak militer zionis terhadap Rumah Sakit Indonesia di Gaza itu. “Penggunaan simbol dan propaganda militer di atas reruntuhan Rumah Sakit Indonesia yang telah dihancurkan, terlebih dengan mengaitkannya pada operasi militer tertentu, merupakan tindakan yang sangat provokatif dan tidak dapat dibenarkan,” kata Kemenlu.
Kemenlu Indonesia menegaskan, Rumah Sakit Indonesia di Gaza, merupakan fasilitas medis untuk sipil yang didedikasikan sepenuhnya untuk fungsi pelayanan kesehatan dan kemanusian bagi masyarakat Palestina. Rumah Sakit Indonesia di Gaza, bukan tempat untuk propaganda militer, atau yang sifatnya intimifatif. Pemasangan bendera dan spanduk-spanduk Zionis Israel itu merupakan tindakan penghinaan terhadap kemanusian.
“Tindakan tersebut merupakan penghinaan terhadap fasilitas kemanusiaan yang dibangun dari solidaritas rakyat Indonesia untuk membantu rakyat Palestina,” begitu kata Kemenlu. Pemerintah Indonesia meminta agar Zionis Israel menghormati keberadaan Rumah Sakit Indonesia di Gaza tersebut. Sekaligus mengingatkan agar militer Zionis Israel melucuti semua bendera, spanduk, maupun simbol-simbol zionisme pada rumah sakit tersebut.

10 hours ago
1














































