Jangan Abaikan Kebiasaan Mendengkur, Ini Alasannya Bagi Kesehatan

1 month ago 9

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Banyak orang menganggap mendengkur hanyalah gangguan tidur biasa yang paling-paling hanya memancing tawa atau keluhan dari teman sekamar. Namun, bagi para milenial dan Gen Z, kebiasaan ini bisa jadi adalah "alarm" bahaya yang sedang disampaikan oleh tubuh.

Dokter spesialis penyakit dalam di India, dr Aditi Sharma, mengungkapkan fakta mengejutkan yang sering diabaikan, yaitu mendengkur adalah satu "kesalahan" fatal pada malam hari yang disebut dapat meningkatkan risiko serangan jantung, bahkan bagi mereka yang baru berusia 20-an atau 30-an dan merasa dirinya sehat bugar.

Dokter Sharma membagikan kisah seorang pasien pria yang baru berusia 29 tahun. Pria ini adalah gambaran gaya hidup sehat masa kini. Dia rajin pergi ke pusat kebugaran, menjaga bentuk tubuh, dan terlihat sangat fit.

Satu-satunya "masalah" yang ia miliki hanyalah suara dengkuran yang keras setiap malam. "Semua orang menjadikannya bahan bercandaan. Dia pun menganggap itu hal yang normal. Tapi apa yang dia tidak tahu adalah mendengkur sama dengan saluran napas yang kolaps berkali-kali sepanjang malam," kata dia dikutip dari laman Hindustan Times pada Rabu (28/1/2026).

Dia mengatakan proses berbahaya di balik suara dengkuran tersebut. Setiap kali saluran napas tersumbat atau kolaps, terjadi lonjakan tekanan darah (BP) yang tiba-tiba dan penurunan kadar oksigen dalam darah.

Kondisi ini memaksa jantung untuk bekerja jauh lebih keras dari yang seharusnya saat tubuh beristirahat. Bayangkan, malam demi malam, tekanan ini terakumulasi menjadi kerusakan jantung yang sunyi namun mematikan.

"Inilah alasan mengapa lebih banyak orang di usia 20-an dan 30-an mengalami serangan jantung. Bukan hanya karena stres atau ponsel, tetapi karena mereka mengabaikan peringatan paling keras yang diberikan tubuh yaitu mendengkur," kata dr Sharma.

Fenomena ini sering dikaitkan dengan sleep apnea, sebuah kondisi medis serius di mana pernapasan berhenti dan mulai kembali berulang kali selama tidur. Menurut National Heart, Lung, and Blood Institute, kondisi ini sangat berbahaya karena mencegah tubuh mendapatkan pasokan oksigen yang cukup. Jika kamu atau orang terdekat memiliki kebiasaan mendengkur, jantung mungkin sedang dalam bahaya.

Sebagai langkah antisipasi agar jantung tetap sehat di masa depan, dia menyarankan beberapa tindakan pencegahan yang krusial yakni segera lakukan pemeriksaan medis. Jangan anggap remeh suara dengkuran, konsultasikan dengan dokter.

Selain itu, perbaiki posisi tidur. Posisi tertentu dapat membantu menjaga saluran napas tetap terbuka. Hal lain yang penting dilakukan yaitu menurunkan berat badan berlebih. Lemak di sekitar leher sering kali menjadi pemicu penyempitan saluran napas.

Pastikan juga apakah ada gejala sleep apnea. Singkirkan kemungkinan kondisi ini melalui diagnosis profesional.

Read Entire Article
Lifestyle | Syari | Usaha | Finance Research