Elvan Widyatama, CNBC Indonesia
25 April 2026 06:52
Jakarta, CNBC Indonesia - Harga emas dunia tertekan sepanjang pekan ini seiring dengan pelaku pasar yang kembali dikhawatirkan oleh risiko inflasi dari lonjakan harga minyak hingga peluang suku bunga tinggi Amerika Serikat (AS) bertahan lebih lama.
Merujuk Refinitiv, harga emas ditutup di posisi US$4.708,6 per troy ons atau melonjak 0,34% pada perdagangan Jumat (24/4/2026). Harga penutupan ini sekaligus membalikkan posisi emas pada perdagangan sebelumnya, ketika emas terkoreksi 0,95% ke level US$4.692 per troy ons.
Namun, secara mingguan, harga emas masih turun 2,48%. Koreksi tersebut sekaligus mematahkan tren penguatan harga emas mingguan yang sudah berlangsung dalam empat pekan beruntun.
Tekanan utama bagi emas pekan ini datang dari harga minyak yang masih tinggi akibat konflik Amerika Serikat dan Iran. Kenaikan harga energi membuat pasar khawatir inflasi global kembali sulit turun.
Bagi emas, kondisi ini menjadi tekanan besar. Jika inflasi tetap tinggi, The Federal Reserve berpotensi menahan suku bunga di level tinggi lebih lama. Ekspektasi tersebut membuat emas kurang menarik karena tidak memberikan bunga seperti obligasi.
Situasinya menjadi cukup unik. Konflik geopolitik biasanya membuat emas diburu sebagai aset aman. Namun, kali ini dampak perang juga mengangkat harga minyak, memperbesar risiko inflasi, dan mendorong ekspektasi suku bunga tinggi lebih lama. Kombinasi inilah yang akhirnya menahan laju emas.
Tekanan emas semakin berat karena dolar AS dan imbal hasil obligasi pemerintah AS ikut menguat. Dolar yang lebih kuat membuat emas lebih mahal bagi pembeli di luar AS, sementara kenaikan yield membuat investor lebih tertarik pada aset berbunga.
Dengan hal tersebut, penguatan emas pada Jumat lebih terlihat sebagai rebound terbatas ketimbang tanda pembalikan arah. Selama harga minyak, dolar AS, dan yield masih tinggi, ruang penguatan emas berpotensi tetap tertahan.
CNBC INDONESIA RESEARCH
(evw/evw)
Addsource on Google















































