Fikri/Fajar Bidik Gelar Kejuaraan Dunia, Ingin Persembahkan Hadiah untuk HUT RI

4 hours ago 2

Ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Muhammad Shohibul Fikri tengah berada dalam kepercayaan diri tinggi menjelang Kejuaraan Dunia BWF 2026. Pasangan ganda putra bersama Fajar Alfian itu baru saja meraih dua gelar secara beruntun di Jepang dan China. Kini, keduanya membidik prestasi yang lebih besar di Kejuaraan Dunia yang berlangsung di New Delhi, India.

Kejuaraan Dunia BWF 2026 atau edisi ke-30 BWF World Championships dijadwalkan berlangsung di Arena Indira Gandhi, New Delhi, pada 17–23 Agustus 2026. Fikri/Fajar datang dengan modal positif, tetapi Fikri menyadari persaingan di Kejuaraan Dunia akan jauh lebih ketat dibandingkan turnamen reguler.

“Iya, Alhamdulillah. Kemarin dengan hasil yang bagus, kami tetap harus melakukan persiapan yang lebih baik lagi karena menghadapi World Championship. Apa pun bisa terjadi, dan pasti semua pasangan yang bermain juga menggebu-gebu ingin menjadi juara dunia,” kata Fikri kepada media di Pelatnas Cipayung, Jakarta, Rabu (12/8/2026).

Dua gelar beruntun yang diraih di Jepang dan China turut meningkatkan kepercayaan diri Fikri/Fajar. Namun, hasil tersebut juga membuat lawan memiliki bahan untuk mempelajari pola permainan mereka. Karena itu, keduanya bersama pelatih dan tim analisis terus melakukan evaluasi melalui rekaman pertandingan untuk memperbaiki kekurangan sekaligus menyiapkan variasi permainan.

“Yang pasti membuat kami lebih percaya diri. Saya dan Fajar juga pasti lebih percaya diri dengan hasil kemarin bahwa kami bisa juara berturut-turut,” ujar Fikri.

Tak ingin terbeban

Meski peluang menjadi juara terbuka, Fikri tidak ingin target tersebut justru menjadi beban. Ia memilih menjalani pertandingan satu demi satu. Sebab, seluruh pasangan yang tampil di Kejuaraan Dunia memiliki peluang yang sama untuk membuat kejutan.

“Peluang pasti ada. Untuk siapa pun, peluang itu pasti terbuka lebar. Cuma kembali lagi kepada masing-masing individu karena semua sangat ingin meraih gelar juara di Kejuaraan Dunia,” katanya.

Menurut Fikri, Kejuaraan Dunia merupakan salah satu ajang bergengsi sehingga atmosfer dan tingkat persaingannya berbeda. Ia juga mengingatkan agar tidak ada pasangan yang dipandang sebelah mata, termasuk mereka yang berada di luar jajaran elite dunia.

Read Entire Article
Lifestyle | Syari | Usaha | Finance Research