Peluncuran bus medium listrik karya PT Energi Makmur Buana (INVI) menggandeng Higer.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Transjakarta sudah mengoperasikan sekitar 500 unit bus listrik dari berbagai merek. Mulai produksi VKTR, BYD, Golden Dragon, Zhongtong, Skywell, hingga Higer, yang seluruhnya bertipe besar dengan panjang mencapai 12 meter atau lebih.
Dengan panjang kendaraan seperti itu, tentu saja sulit masuk ke lokasi dengan kondisi jalan tidak terlalu lebar. Selama ini, jalur tersebut hanya dilayani Jaklingko, yaitu Minitrans atau bus medium.
Sementara, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta pada 2050 menargetkan net zero emission. Peluang itu disambut PT Energi Makmur Buana (INVI) dengan meluncurkan bus medium berbasis listrik yang diproduksi oleh pabrikan kenamaan asal China, Higer. Dengan panjang sekitar 7,5 meter dan desain dek tinggi (high deck), membuat bus mampu melewati kondisi jalan sempit.
INVI yang menjadi bagian Indika Energy Group yakin, untuk meluncurkan bus itu guna mendukung program net zero emission yang ditargetkan tercapai pada 2050. "INVI hadir untuk memastikan transisi menuju kendaraan listrik tidak hanya berkelanjutan, tetapi juga feasible secara operasional dan bisnis bagi pelanggan," ucap President Director INVI, Alif Prasetyo di Klub Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (27/1/2026).
Wakil Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Ujang Hermawan, berharap, meluncurnya bus listrik medium, bisa menjadi solusi transportasi Ibu Kota. Hal itu juga sesuai dengan visi net zero emission yang ditargetkan Pemprov DKI.
"Peluncuran Higer EV bus 7,5 meter high deck hari ini menjadi relevan karena segmen medium bus memiliki peran strategis dalam sistem transportasi perkotaan, baik sebagai feeder, shuttle, maupun layanan pendukung yang menuntut fleksibilitas dan efisiensi tinggi," ucap Ujang.

1 month ago
10











































