REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Angkatan Laut Amerika Serikat mempercepat pengembangan dan pengadaan senjata hipersonik baru melalui program Multi-mission Affordable Capacity Effector (MACE). Berdasarkan dokumen anggaran Tahun Fiskal 2027, sistem ini diproyeksikan menjadi opsi serangan hipersonik paling banyak tersedia dalam inventaris penerbangan Angkatan Laut AS.
Program ini mencuat setelah Blackbeard, produk yang dikembangkan oleh perusahaan pertahanan Castellion, terpilih sebagai pemenang program MACE. Proses seleksi berlangsung relatif cepat, dimulai dari permintaan informasi oleh NAVAIR lebih dari dua tahun lalu hingga masuk dalam alokasi anggaran resmi.
Pada tahun fiskal 2027, Angkatan Laut AS akan mulai membeli amunisi MACE dalam jumlah besar untuk pertama kalinya. Sebanyak 353 unit amunisi (all-up rounds/AUR) akan diproduksi dalam tahap awal, dengan dukungan pendanaan sekitar 156 juta dolar AS.
Sebagian dana tersebut juga akan digunakan untuk memperkuat kapasitas industri agar mampu memenuhi target produksi jangka panjang. Setelah fase produksi penuh berjalan, Angkatan Laut menargetkan output setidaknya 500 unit amunisi per tahun.
Volume pengadaan diperkirakan meningkat signifikan dalam beberapa tahun berikutnya. Proyeksi sementara menunjukkan pembelian bisa mencapai 691 unit pada 2028, 976 unit pada 2029, 1.115 unit pada 2030, dan hingga 1.375 unit pada 2031.
Program ini dijadwalkan mencapai Kemampuan Operasional Awal (Initial Operational Capability/IOC) pada 2027. Hal ini membuka jalan bagi distribusi massal amunisi dalam waktu relatif singkat, sebagaimana diberitakan Navalnews.
Dengan jumlah awal 353 unit saja, Blackbeard diperkirakan langsung menjadi sistem serangan hipersonik paling melimpah dalam arsenal Angkatan Laut AS. Ini menandai pergeseran penting dalam strategi militer berbasis kecepatan dan presisi.
Sebelumnya, program senjata hipersonik Angkatan Laut AS kerap menghadapi hambatan. Salah satu proyek yang mengalami kendala adalah OASuW Increment 2 atau rudal hipersonik anti-kapal HALO, yang akhirnya tidak mendapatkan pendanaan lanjutan.
Keberhasilan MACE dinilai sebagai upaya mengatasi stagnasi tersebut dengan pendekatan yang lebih pragmatis dan cepat. Fokusnya tidak hanya pada teknologi canggih, tetapi juga pada skala produksi dan kesiapan operasional.
Blackbeard dirancang untuk berbagai platform militer, tidak hanya untuk penerbangan Angkatan Laut. Sistem ini juga dipertimbangkan untuk diintegrasikan dengan platform Angkatan Darat seperti M142 HIMARS.

3 hours ago
1












































