Romys Binekasri, CNBC Indonesia
25 May 2026 08:30
Jakarta, CNBC Indonesia — Mayoritas bursa Asia mengawali pekan di zona hijau seiring dengan sentimen positif harapan dibukanya kembali Selat Hormuz dan turunnya harga minyak dunua.
Indeks saham utama Jepang, Nikkei 225, menembus level psikologis 64.000 untuk pertama kalinya pada perdagangan Senin (25/5/2026).
Nikkei 225 melesat 1,48% dan mencetak rekor baru di posisi 64.278,49. Indeks Topix juga menguat 0,65%.
Sementara itu, indeks S&P/ASX 200 Australia bergerak relatif datar, sedangkan bursa saham Hong Kong dan Korea Selatan tutup karena libur nasional.
Mengutip CNBC Internasional, penguatan ini terjadi di tengah membaiknya sentimen pasar global setelah harga minyak dunia turun tajam akibat harapan dibukanya kembali Selat Hormuz.
Optimisme pelaku pasar dipicu oleh pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang menyebut negosiasi dengan Iran berjalan tertib dan konstruktif.
Presiden Donald Trump mengatakan dalam sebuah posting di Truth Social bahwa negosiasi dengan Iran "berjalan dengan tertib dan konstruktif," sambil menambahkan bahwa ia telah memerintahkan perwakilannya "untuk tidak terburu-buru menandatangani kesepakatan karena waktu ada di pihak [mereka]."
Komentar tersebut langsung meredakan kekhawatiran pasar terhadap pasokan energi global.
Sebelumnya, harga minyak melonjak setelah Washington memberlakukan blokade terhadap pelabuhan Iran dan Teheran secara efektif menutup Selat Hormuz, jalur pelayaran penting bagi distribusi minyak dunia.
Seiring meningkatnya optimisme bahwa jalur tersebut akan kembali dibuka, harga minyak mentah anjlok lebih dari 5% pada awal perdagangan Asia.
Kontrak berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juli turun 4,52% ke level US$92,23 per barel. Sementara itu, Brent crude kontrak Juli melemah 4,51% menjadi US$98,87 per barel.
Di sisi lain, pasar saham Amerika Serikat tidak beroperasi karena libu Memorial Day.
Pada perdagangan Jumat di Wall Street, indeks Dow Jones Industrial Average naik 294,04 poin atau 0,58% ke level 50.579,70 dan mencatat rekor penutupan tertinggi baru.
Indeks S&P 500 turut menguat 0,37% ke posisi 7.473,47, sedangkan Nasdaq Composite bertambah 0,19% menjadi 26.343,97.
(mkh/mkh)
Addsource on Google













































