Bukan Nasi, Ternyata 12 Kebiasaan Ini Biang Kerok Perut Buncit

1 week ago 4

Daftar Isi

Jakarta, CNBC Indonesia - Perut buncit tidak hanya mengganggu penampilan, tetapi juga dapat berdampak pada kesehatan. Menariknya, penyebab utama bukanlah nasi, melainkan faktor usia dan genetika yang berperan besar dalam kondisi ini.

Selain itu, tanpa disadari, beberapa kebiasaan sehari-hari juga bisa memicu penumpukan lemak di perut. Ahli nutrisi dari The Nutrition Twins, Tammy Lakatos Shames dan Lyssie Lakatos mengungkapkan, kebiasaan tertentu di malam hari dapat berkontribusi pada peningkatan lemak perut.

Berikut kebiasaan sehari-hari yang bikin perut buncit, dilansir dari WebMD:

1. Makan sambil main HP

Ketika main HP, Anda jadi tidak fokus dengan makanan yang masuk ke mulut. Kebiasaan ini bisa membuat Anda tidak sadar bahwa perut sebenarnya sudah terisi penuh.

Daripada bermain ponsel, sebaiknya perhatikan makanan Anda dan nikmati rasanya. Semakin Anda memperhatikan makanan, semakin kecil kemungkinan Anda makan berlebihan. Perhatikan makanan Anda, kunyah dengan hati-hati, dan perhatikan tubuh Anda saat mengemil.

2. Makan buru-buru

Saat makan dalam waktu cepat, otak belum memroses pesan bahwa perut sudah kenyang. Otak membutuhkan waktu sekitar 20 menit untuk menerima pesan dari perut bahwa Anda sudah kenyang. Untuk itu, sebaiknya makan diperlambat agar sinyal yang masuk ke otak bisa sinkron dan Anda tidak makan berlebihan. 

3. Kurang tidur

Dalam sebuah penelitian, orang dewasa di bawah usia 40 tahun yang tidur kurang dari 5 jam per malam mengalami peningkatan lemak perut lebih banyak daripada mereka yang tidur lebih lama. Namun, jika Anda kurang tidur, jangan berlebihan untuk mengatasinya dan tidur lebih dari 8 jam per malam dapat memiliki efek pembesaran usus yang sama.

4. Makan tengah malam

Berikan waktu bagi sistem pencernaan untuk membakar makanan dengan makan lebih awal pada malam hari. Semakin malam Anda mengonsumsi kalori, semakin sedikit waktu yang dimiliki tubuh Anda untuk menggunakannya.

5. Makan roti putih

Biji-bijian olahan dalam roti putih dan makanan olahan lainnya tidak mengandung serat yang lambat dicerna, mendorong tubuh mencernanya lebih cepat, sehingga kadar gula darah meningkat. Seiring waktu, hal ini dapat menyebabkan penambahan berat badan. Pilih karbohidrat dari biji-bijian utuh sebagai gantinya.

6. Minum soda diet

Anda mungkin berpikir mengganti soda yang mengandung gula dengan soda diet akan menjaga jumlah kalori tetap rendah dan dengan demikian mencegah penambahan berat badan. Namun, para ilmuwan mengatakan itu sama sekali tidak benar.

Aspartam, pemanis buatan dalam banyak soda diet, sebenarnya meningkatkan lemak perut. Hindari soda sama sekali dan hilangkan dahaga Anda dengan air.

7. Melewatkan makan makan

Tidak sarapan membuat Anda 4½ kali lebih mungkin mengalami obesitas. Tidak sarapan memperlambat metabolisme Anda, yang membuat Anda lebih mungkin makan berlebihan nanti saat merasa lapar.

8. Konsumsi makanan rendah lemak atau bebas lemak

Sebetulnya sangat baik untuk memperhatikan asupan lemak Anda, tetapi makanan yang menghilangkan lemak sering kali mengandung lebih banyak karbohidrat. Makanan tinggi karbohidrat dapat meningkatkan trigliserida Anda, meningkatkan sensitivitas insulin, dan menambah lemak di bagian tengah tubuh Anda.

9. Merokok

Salah satu efek dari banyak efek buruk merokok yakni berpusat pada perut Anda. Semakin banyak Anda merokok, maka semakin banyak lemak yang Anda simpan di perut, dibandingkan di pinggul dan paha Anda.

10. Makan di piring besar

Sajikan makanan di piring yang lebih kecil dan gunakan peralatan makan yang lebih kecil. Cara ini ampuh untuk menipu otak agar berpikir bahwa Anda makan lebih banyak dari yang seharusnya.

Jika Anda memilih piring yang besar, kemungkinan besar Anda akan menghabiskan semuanya dan makan lebih banyak dari yang Anda butuhkan.

11. Malas gerak

Aktivitas fisik adalah kunci kesehatan. Lakukan gerakan intensitas sedang selama 30 menit setiap hari, dan lingkar pinggang Anda akan mengecil (dan otot Anda akan membesar), meskipun berat badan Anda tetap sama.

12. Sering stres

Stres melepaskan hormon yang disebut kortisol ke dalam tubuh Anda. Kadar kortisol yang lebih tinggi dapat menyebabkan penambahan berat badan, terutama berat visceral yang Anda simpan di perut. Lakukan teknik relaksasi secara teratur, seperti pernapasan dalam dan meditasi, untuk membantu tetap tenang dan mengurangi tingkat stres.

Nah, itu dia beberapa kebiasaan sehari-hari yang berpotensi membuat perut buncit. Hindari kalau mau punya perut rata dan tubuh ideal.


(fab/fab)

Saksikan video di bawah ini:

Video: Tren Gaya Hidup Sehat Jadi Peluang & Inovasi Grup F&B

Next Article 8 Olahraga yang Paling Cepat Hilangkan Perut Buncit, Yuk Cobain!

Read Entire Article
Lifestyle | Syari | Usaha | Finance Research