Bill Gates Menilai Sedikitnya Empat Bidang Pekerjaan Diperkirakan Paling Sulit Tergantikan AI

7 hours ago 3

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Pendiri Microsoft Bill Gates kembali menjadi sorotan dalam perdebatan masa depan pekerjaan di tengah pesatnya perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Sejumlah media teknologi merangkum pandangannya bahwa sedikitnya empat bidang pekerjaan diperkirakan termasuk yang paling sulit tergantikan AI, yakni pemrogram, ahli biologi, pakar energi, dan atlet profesional.

Namun, klaim itu tidak berasal dari satu pernyataan tunggal Gates yang menyebut “hanya empat pekerjaan” aman dari AI. Formulasi tersebut muncul dari penggabungan beberapa pernyataan Gates dalam kesempatan berbeda. LADbible, dalam laporan Kamis, 25 Juni 2026, menulis Gates “now says just four jobs” akan bertahan setelah menggabungkan tiga profesi yang sebelumnya disebut, yakni coder, biologist, dan energy worker, dengan atlet profesional. Windows Central, pada hari yang sama, juga menulis atlet sebagai bidang keempat yang mungkin relatif aman dari penggantian AI.

Pernyataan paling kuat soal atlet muncul ketika Gates tampil dalam program The Tonight Show Starring Jimmy Fallon. Program tersebut direkam di 30 Rockefeller Plaza, NBC Studios, Manhattan, New York. Complex melaporkan Gates hadir dalam wawancara pada Selasa, 4 Februari 2025, untuk membahas memoarnya, Source Code.

Dalam kesempatan itu, Fallon bertanya tentang dampak AI dan apakah manusia masih akan dibutuhkan. Gates menjawab bahwa manusia masih akan menentukan bagian mana dari kehidupan yang tetap ingin dipertahankan sebagai aktivitas manusia. “Well, we’ll decide,” kata Gates, sebagaimana dilaporkan Laptop Mag pada Sabtu, 8 Februari 2025. Ia lalu memberi contoh olahraga. “We won’t want to watch computers play baseball,” ujar Gates.

Ucapan itulah yang kemudian ditafsirkan sejumlah media sebagai sinyal bahwa atlet profesional termasuk bidang yang paling sulit digantikan AI. Alasannya bukan semata-mata karena kemampuan fisik, melainkan karena olahraga hidup dari emosi, persaingan, identitas, dan keterikatan penonton kepada manusia yang bertanding.

Untuk bidang pemrograman, Gates beberapa kali menekankan pentingnya peran manusia. Dalam podcast People by WTF yang dipandu pendiri Zerodha, Nikhil Kamath, Gates menepis kekhawatiran bahwa AI akan segera menggantikan insinyur perangkat lunak. Moneycontrol melaporkan pernyataan itu pada Selasa, 18 Juni 2024, setelah episode podcast tersebut dirilis pada Jumat, 14 Juni 2024. “We still need those software engineers as we are not going to stop needing them,” kata Gates.

Gates juga menyampaikan pandangan serupa dalam wawancara dengan Axios menjelang peluncuran bukunya, Source Code, pada Senin, 3 Februari 2025. Ia mengatakan kemampuan coding dan matematika tetap penting meski komputer dan AI makin mampu melakukan banyak pekerjaan teknis. “Ini ibarat mempertanyakan apakah seseorang masih perlu belajar perkalian hanya karena komputer mampu melakukannya dengan sangat baik,” kata Gates kepada Axios.

Menurut Gates, memahami dasar matematika dan coding membantu manusia memahami cara kerja AI. Ia menilai pengetahuan tentang “bagian dalam” AI tetap penting karena teknologi itu bisa tampak sangat cerdas dalam satu konteks, tetapi keliru dalam konteks lain. Dengan kata lain, AI dapat membantu penulisan kode, tetapi manusia tetap dibutuhkan untuk memahami masalah, mengambil keputusan, memperbaiki kesalahan, dan menentukan tujuan teknologi.

Read Entire Article
Lifestyle | Syari | Usaha | Finance Research