10 Negara dengan Kenaikan Harga BBM Paling Parah, Ada Indonesia?

9 hours ago 1

Jakarta, CNBC Indonesia -  Harga bensin naik di kebanyakan negara, bahkan di beberapa negara kenaikannya sangat ekstrem. Di negara-negara yang paling terdampak, biaya bahan bakar telah meningkat lebih dari dua kali lipat hanya dalam beberapa minggu.

Mengutip data dari Visual Capitalist yang memetakan perubahan biaya bensin di 128 negara antara 23 Februari dan 13 April 2026, setelah pecahnya konflik Iran yang memicu kenaikan harga minyak mentah global hingga US$100 per barel lebih.

Kenaikan paling tajam terkonsentrasi di beberapa wilayah, khususnya di Asia Tenggara, di mana ketergantungan pada bahan bakar impor telah memperkuat dampaknya. Jika gangguan terus berlanjut, tekanan harga ini dapat terus meningkat, terutama di wilayah yang paling bergantung pada bahan bakar impor.

Negara-negara di bawah ini telah mengalami kenaikan harga bensin paling tajam sejak akhir Februari, dengan beberapa negara mengalami pertumbuhan pesat dua digit-dan bahkan tiga digit.

Asia Tenggara menyumbang setengah dari 10 kenaikan harga bensin terbesar. Myanmar memimpin secara global dengan lonjakan yang mengejutkan sebesar 101%, diikuti oleh Filipina dan Malaysia.

Beberapa negara di Asia Tenggara mencatatkan kenaikan harga di atas 40%, menempatkan kawasan ini di pusat lonjakan harga global.

Kerentanan kawasan ini terkait erat dengan ketergantungannya pada impor minyak yang mengalir melalui Selat Hormuz-salah satu titik rawan terpenting di dunia. Gangguan di sini dapat dengan cepat menyebar ke seluruh pasar Asia.

Yang memperparah masalah ini adalah banyak negara di Asia Tenggara kekurangan cadangan energi domestik, sehingga sangat rentan terhadap volatilitas harga dan risiko pengiriman.

(ras/ras)

Add logo_svg as a preferred
source on Google
Read Entire Article
Lifestyle | Syari | Usaha | Finance Research