Wujudkan Jakarta Kota Global, Gubernur Pramono Perluas Kemitraan Antarkota Dunia

3 hours ago 2

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memanfaatkan World Cities Summit (WCS) 2026 di Singapura untuk memperluas kemitraan Jakarta dengan kota-kota dunia. Langkah itu menjadi bagian dari upaya memperkuat posisi Jakarta sebagai kota global setelah tidak lagi menjadi ibu kota negara.

Pramono berada di Singapura pada 14–16 Juni 2026. Dalam rangkaian kunjungan kerja tersebut, ia memaparkan arah transformasi Jakarta di forum WCS, bertemu Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong, serta menjalin komunikasi dengan sejumlah tokoh kunci, mulai dari Menteri Pembangunan Nasional Singapura Chee Hong Tat, Menteri Luar Negeri Singapura Vivian Balakrishnan, hingga Wali Kota Heidelberg Eckart Würzner.

Forum WCS menjadi ruang bagi Jakarta untuk menunjukkan arah pembangunan kota di hadapan para pemimpin dunia. Bagi Jakarta, diplomasi antarkota penting untuk membuka investasi, memperluas pertukaran pengalaman, dan membawa praktik terbaik pengelolaan kota ke dalam layanan publik.

“Jakarta sedang menyiapkan lompatan baru menjelang usia 500 tahun. Untuk itu, kami membutuhkan lebih banyak kemitraan strategis dan investasi yang mampu mempercepat transformasi kota,” kata Pramono.

Transportasi dan Layanan Kota

Pada Mayors Forum bertajuk Providing Reliable and Efficient Municipal Services, Ahad (14/6/2026), Pramono memaparkan strategi Jakarta memperkuat layanan perkotaan. Forum tersebut dihadiri sekitar 100 pemimpin kota dunia.

Pramono menekankan bahwa kota global tidak cukup dibangun melalui proyek infrastruktur. Jakarta juga harus menghadirkan layanan yang mudah diakses warga, terutama dalam transportasi publik, pendidikan, kesehatan, dan pengembangan kawasan.

“Kami masih memiliki banyak hal yang harus dilakukan. Namun, kami tetap berkomitmen menjadikan Jakarta sebagai kota global yang lebih layak huni bagi semua,” ujar Pramono.

Salah satu isu yang dibawa Jakarta adalah penguatan transportasi publik. Cakupan layanan transportasi publik Jakarta disebut telah mencapai 92,5 persen. Pada 2026, Pemprov DKI juga mengalokasikan Rp4,2 triliun untuk memperluas layanan Transjabodetabek.

Jakarta juga melanjutkan pengembangan jaringan MRT hingga 46,5 kilometer pada 2034 dan LRT hingga 21,8 kilometer pada 2029. Selain itu, pusat Transit-Oriented Development (TOD) baru di Dukuh Atas disiapkan pada 2027 bersama Shenzhen Metro untuk mengintegrasikan lima moda transportasi.

Agenda transportasi itu menjadi salah satu pesan utama Jakarta dalam WCS. Selain menunjukkan capaian, Jakarta membuka ruang kolaborasi untuk pembiayaan, pengembangan kawasan, dan pengelolaan mobilitas kota.

Buka Peluang Investasi Singapura

Dalam kunjungan yang sama, Pramono bertemu Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong di Istana Perdana Menteri Singapura, Senin (15/6/2026). Pertemuan itu membahas peluang investasi Singapura di Jakarta, terutama pada proyek TOD serta pengembangan MRT Jakarta Fase 3 dan Fase 4.

Pramono mengatakan Jakarta memiliki posisi strategis sebagai pusat ekonomi nasional dan salah satu pasar terbesar di Asia Tenggara. Karena itu, investasi di Jakarta dinilai dapat memberi dampak lebih luas bagi Indonesia dan kawasan.

“Berinvestasi di Jakarta saat ini berarti memperoleh akses ke salah satu pasar terbesar di Asia Tenggara. Arus investasi yang mengalir ke Jakarta akan berkontribusi pada pertumbuhan Indonesia, memperkuat perekonomian ASEAN, serta menciptakan nilai tambah bagi mitra regional, termasuk Singapura,” kata Pramono.

Ia juga menyampaikan komitmen untuk menjaga iklim investasi yang mudah, transparan, efisien, dan konsisten. Kepastian kebijakan dinilai menjadi faktor penting untuk membangun kepercayaan investor.

“Kami ingin para pelaku bisnis Singapura mengetahui bahwa Jakarta berkomitmen untuk mempermudah investasi, dengan aturan yang jelas, proses yang efisien, dan kebijakan yang konsisten,” ujar Pramono.

Selain bertemu Lawrence Wong, Pramono juga diterima Chee Hong Tat dan Vivian Balakrishnan. Dengan Chee, pembicaraan diarahkan pada pengembangan kota berbasis transportasi publik, regenerasi kawasan, ruang publik, dan peningkatan kualitas hidup warga.

Sementara itu, pertemuan dengan Vivian membahas hubungan Jakarta-Singapura, termasuk konektivitas dan tata kelola perkotaan. Vivian menyebut hubungan kedua kota sudah ditopang mobilitas masyarakat yang tinggi.

“Jakarta adalah kota dengan energi dan dinamika yang luar biasa. Lebih dari 200 layanan penerbangan setiap pekan menghubungkan Singapura dan Jakarta, mencerminkan kehangatan serta kedekatan hubungan antarmasyarakat,” kata Vivian.

Jejaring Jakarta juga diperluas melalui komunikasi dengan Wali Kota Heidelberg Eckart Würzner. Kerja sama Jakarta dan Heidelberg telah ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman atau MoU antara Pramono dan Würzner.

Kerja sama itu berfokus pada inovasi tata kelola perkotaan, teknologi berkelanjutan, dan transformasi digital untuk meningkatkan kualitas hidup warga. MoU tersebut juga membuka peluang kerja sama lanjutan di bidang pendidikan, riset, energi terbarukan, dan pembangunan kota berkelanjutan.

Read Entire Article
Lifestyle | Syari | Usaha | Finance Research