Ucapan Narsis Dubes AS Picu Kemarahan: Rakyat Lebanon Harusnya Berterima Kasih ke Israel

4 hours ago 2

Warga berjalan di antara bangunan gedung yang hancur akibat serangan udara Israel di Beirut, Lebanon, Rabu (6/5/2026). Serangan udara Israel menyebabkan kerusakan parah di Beirut, Lebanon, menghancurkan bangunan pemukiman, infrastruktur, dan kendaraan. Lebih dari 2.700 warga Lebanon tewas dan 8.310 lainnya terluka akibat serangan Israel. Unit Manajemen Bencana Lebanon menyatakan, lebih dari 31.530 keluarga telah mengungsi ke tempat penampungan kolektif sejak eskalasi dimulai pada 2 Maret.

REPUBLIKA.CO.ID, BEIRUT-Pernyataan Duta Besar Amerika Serikat untuk Israel, Mike Huckabee, memicu gelombang kemarahan dan sindiran luas di media sosial,

Hal ini setelah dia meminta rakyat Lebanon untuk berterima kasih kepada Israel setiap kali menggunakan telepon genggam atau memakan tomat ceri dan semangka tanpa biji, yang menurutnya merupakan hasil inovasi Israel.

Pernyataan itu disampaikan Huckabee saat menghadiri acara “Atlas Award 2026” di Bursa Efek Tel Aviv sekitar 10 hari lalu, sebelum ia melakukan perjalanan ke Amerika Serikat.

Dalam pidatonya, dikutip dari Aljazeera, Senin (25/5/2026), ia berbicara tentang apa yang disebutnya sebagai pengaruh global teknologi Israel.

Kontroversi mencuat ketika Huckabee mulai menyinggung Lebanon. Ia mengatakan bahwa rakyat Lebanon “tidak akan memiliki telepon seluler jika bukan karena Israel.”

Ia bahkan menambahkan bahwa warga Lebanon seharusnya menyeberangi perbatasan, berjabat tangan dengan orang Israel, dan mengucapkan terima kasih setiap kali menggunakan teknologi modern atau mengonsumsi produk pertanian seperti tomat ceri dan semangka tanpa biji.

Pernyataan tersebut muncul ketika dampak perang Israel di Lebanon masih terasa kuat. Di saat yang sama, Israel terus melancarkan serangan udara yang menargetkan kawasan sipil, jembatan, dan desa-desa di Lebanon selatan.

Kementerian Kesehatan Lebanon mengumumkan bahwa dalam 24 jam terakhir tercatat 12 orang tewas dan 74 lainnya terluka akibat serangan Israel. Dengan demikian, jumlah korban sejak 2 Maret lalu mencapai 3.123 tewas dan 9.506 luka-luka.

Read Entire Article
Lifestyle | Syari | Usaha | Finance Research