Tokopedia Perkuat Ekosistem Kesehatan Digital lewat TokoClinic

3 hours ago 2

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Tokopedia meluncurkan TokoClinic by Tokopedia Farma, layanan telemedicine terintegrasi yang menggabungkan konsultasi dokter daring dengan jaringan lebih dari 3.000 farmasi berlisensi di Indonesia. Peluncuran layanan tersebut dilakukan untuk menjawab tantangan akses layanan kesehatan yang cepat dan mudah, khususnya di wilayah kepulauan Indonesia.

Di sisi lain, meningkatnya aktivitas pembelian obat secara daring juga memunculkan tantangan terkait keamanan serta penggunaan obat yang tepat.

Melalui TokoClinic by Tokopedia Farma, pengguna dapat berkonsultasi dengan dokter berlisensi, memperoleh resep digital, hingga membeli obat secara lebih aman melalui jaringan farmasi rekanan Tokopedia dalam satu aplikasi.

Misalnya, pengguna yang membutuhkan obat tertentu dapat berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter secara daring, menerima resep digital, lalu membeli obat sesuai resep tanpa perlu berpindah aplikasi.

“Melalui TokoClinic, kami ingin memastikan pengalaman membeli obat secara online tidak hanya praktis, tetapi juga lebih aman dan bertanggung jawab. Dengan integrasi konsultasi dokter, resep digital, dan pembelian obat dalam satu alur, kami berharap masyarakat mendapatkan akses kesehatan yang lebih tepercaya,” ujar Executive Director of Tokopedia and TikTok Shop Indonesia Stephanie Susilo dalam keterangan, Selasa (26/5/2026).

Sepanjang 2025, BPOM RI menemukan 197.725 tautan penjualan obat dan makanan ilegal di platform digital. Temuan tersebut menunjukkan pentingnya pengawasan dan panduan medis dalam pembelian obat secara daring.

TokoClinic menghadirkan mekanisme resep digital terverifikasi yang memungkinkan dokter mengeluarkan resep langsung di aplikasi setelah konsultasi. Sistem tersebut membantu memastikan obat yang dibeli sesuai resep dan ketentuan distribusi obat secara daring sehingga pengguna dapat memperoleh obat secara lebih aman dan bertanggung jawab.

Di sisi lain, industri farmasi nasional terus menunjukkan pertumbuhan positif dengan potensi pasar mencapai Rp 225 triliun pada 2030 seiring meningkatnya kebutuhan layanan kesehatan masyarakat dan percepatan transformasi digital di sektor kesehatan.

Di tengah perkembangan tersebut, pelaku industri farmasi juga dituntut beradaptasi dengan transformasi digital kesehatan, termasuk melalui integrasi sistem dan layanan berbasis teknologi guna mendukung ekosistem kesehatan yang lebih modern dan mudah diakses.

Melalui TokoClinic by Tokopedia Farma, Tokopedia turut mendukung perkembangan ekosistem kesehatan digital dengan menghadirkan layanan konsultasi hingga pembelian obat yang lebih mudah diakses serta mendorong penggunaan obat yang aman dan bertanggung jawab.

Read Entire Article
Lifestyle | Syari | Usaha | Finance Research