REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya tiga prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang bertugas dalam misi penjaga perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNIFIL) di Lebanon Selatan.
Ketua Umum Dewan Pengurus Nasional (DPN) BSMI M. Djazuli Ambari, menyatakan bahwa peristiwa ini merupakan tragedi kemanusiaan yang sangat memprihatinkan. Menurut dia, gugurnya tiga prajurit tersebut menjadi pengingat pentingnya perlindungan terhadap seluruh personel yang menjalankan mandat perdamaian dunia.
“Kami menyampaikan duka yang mendalam atas gugurnya prajurit terbaik bangsa dalam menjalankan tugas mulia menjaga perdamaian dunia. Ini bukan hanya kehilangan bagi Indonesia, tetapi juga bagi komunitas internasional yang menjunjung tinggi nilai kemanusiaan,” ujar Djazuli dalam keterangannya, Rabu (1/4).
BSMI menegaskan, seluruh misi kemanusiaan dan perdamaian harus mendapatkan perlindungan penuh sesuai dengan hukum humaniter internasional. Djazuli menekankan bahwa serangan terhadap pasukan penjaga perdamaian, tenaga medis, maupun relawan merupakan pelanggaran serius yang tidak dapat dibenarkan dalam kondisi apa pun.
“Kami mengecam keras setiap bentuk serangan terhadap personel penjaga perdamaian. Apalagi jika serangan tersebut melibatkan pihak-pihak dalam konflik, termasuk yang diduga dilakukan oleh Israel. Ini adalah pelanggaran serius terhadap hukum internasional dan harus diusut secara transparan dan akuntabel,”tegas dia.
Lebih lanjut, BSMI mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) serta seluruh pihak terkait untuk memastikan perlindungan maksimal bagi seluruh pasukan penjaga perdamaian, termasuk prajurit TNI yang bertugas di wilayah konflik.
Menurut Djazuli, negara-negara yang terlibat dalam konflik memiliki kewajiban untuk menjamin keamanan wilayah operasi pasukan perdamaian dan tidak melakukan tindakan yang membahayakan keselamatan mereka.
“Penegakan hukum humaniter internasional harus dilakukan tanpa pengecualian. Semua pihak wajib mematuhi prinsip perlindungan terhadap non-kombatan, tenaga kemanusiaan, dan pasukan penjaga perdamaian,”kata dia.
Sebagai lembaga kemanusiaan, BSMI menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam upaya kemanusiaan, baik di dalam maupun luar negeri, serta berdiri bersama masyarakat internasional dalam memperjuangkan nilai-nilai kemanusiaan, netralitas, dan perdamaian.
BSMI juga mendoakan agar para prajurit yang gugur mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan.

3 hours ago
2











































