REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG BARAT - Penyintas bencana longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat mendapatkan uang tambahan untuk mengontrak rumah. Bantuan uang kontrakan diberikan karena korban selamat dari longsor maut awal tahun itu belum mendapat hunian tetap.
Bantuan sebesar Rp 172.800.000 dari Pemkab Bandung Barat dan Rp 30.000.000 donasi dari Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) Kabupaten Bandung Barat itu secara simbolis diserahkan Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail kepada warga di Desa Pasirlangu, Kamis (18/6/2026).
"Hari ini Alhamdulillah kita bisa kembali ke Pasirlangu. Kita kembali hadir untuk melihat situasi terkini dan memberikan bantuan tambahan sewa rumah untuk warga terdampak," kata Jeje di lokasi.
Bantuan tersebut dialokasikan untuk 32 kepala keluarga (KK) penyintas longsor yang hingga kini diketahui belum memiliki hunian tetap yang baru. Mereka masih mengontrak usai rumahnya tertimbun bencana longsor pada 24 Januari lalu. Selain itu, puluhan orang juga meninggal dunia dalam peristiwa tersebut.
Jeje mengatakan, setiap keluarga bakal mendapatkan Rp 600 ribu setiap bulannya khusus untuk mengontrak rumah selama proses relokasi yang masih dalam tahap pembahasan berlangsung. Selain itu, warga penyintas longsor juga rutin mendapatkan kebutuhan sembako setiap bulannya.
"Jadi kita memberikan bantuan untuk 9 bulan sewa rumah, totalnya Rp 172.800.000 untuk 32 KK. Yang penting warga tidak kesulitan, untuk sementara kita berikan tambahan bantuan dulu seperti ini," ujar Jeje.
Jeje menegaskan, Pemkab Bandung Barat selalu menantau perkembangan terkini penyintas longsor di Desa Pasirlangu ini. Sebab, ia tak ingin ada warganya yang mengalami kesulitan setelah terkena musibah berupa bencana longsor menghubur harta benda hingga nyawa itu.
"Pascabencana ini, pemerintah tidak diam. Saya selalu menerima laporan terkait kondisi di sini dan saya tidak ingin masyarakat kesulitan," ucap Jeje.
Dirinya berharap dalam waktu cepat titik terang mengenai relokasi segera dipastikan sehingga rumah baru penyintas longsor segera dibangunkan. Namun jika dalam waktu sembulan bulan ini rumah belum rampung, maka pihaknya kembali akan memberikan bantuan untuk mengontrak.
"Ini buat 9 bulan, nanti kalau belum ada hunian ada tambahan uang kontatakn lagi. Kami terus berupaya dan akam dibahas lagi mengenai relokasi," kata Jeje.

5 hours ago
3















































