Polisi Benarkan Tabung Whip Pink Milik Lula Lahfah Ditemukan di Kamar ART

2 hours ago 1

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Kepolisian membenarkan bahwa tabung berwarna merah muda (whip pink) yang diduga milik pemengaruh (influencer) Lula Lahfah ditemukan di kamar asisten rumah tangga (ART) berinisial A, di unit apartemen kawasan Jakarta Selatan. Kepala Urusan Subbid Toksikologi Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri Pembina Azhar Darlan mengatakan, hasil pemeriksaan menunjukkan adanya profil DNA pada tabung tersebut.

“Setelah kami melakukan pemeriksaan, dapat disimpulkan bahwa benar pada seprai terdapat bercak darah, kemudian pada tisu atau kapas bekas pakai juga ditemukan bercak darah, dan pada satu buah tabung whip pink muncul profil DNA,” ujar Azhar dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (30/1/2026).

Azhar menjelaskan, DNA yang ditemukan pada tabung tersebut telah dicocokkan dengan DNA ayah Lula Lahfah, Muhammad Feroz.

Sementara itu, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Iskandarsyah menegaskan bahwa tabung whip pink tersebut ditemukan di kamar ART A, yang berada dalam satu unit apartemen dengan mendiang Lula.

“Saya menjawab berdasarkan fakta di tempat kejadian perkara (TKP). Tabung tersebut kami temukan di kamar saudari A selaku asisten rumah tangga saat olah TKP dilakukan,” kata Iskandarsyah.

Usai penemuan tersebut, kepolisian langsung melakukan prosedur olah TKP, termasuk pengambilan sidik jari dan sampel DNA, yang selanjutnya dikirim ke Puslabfor Mabes Polri untuk pemeriksaan lanjutan.

Polisi menyita satu tabung whip pink berwarna merah muda dengan berat sekitar 2.050 gram untuk dilakukan pemeriksaan DNA sentuhan (touch DNA). Selain itu, ditemukan pula satu kotak berwarna merah muda berisi 44 tablet obat-obatan yang juga menjalani pemeriksaan DNA sentuhan.

Sebelumnya, Polres Metro Jakarta Selatan menemukan sejumlah obat-obatan dan surat rawat jalan di lantai 25 apartemen yang ditempati Lula Lahfah di Jalan Dharmawangsa, Cipete Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Jumat (23/1) sekitar pukul 18.44 WIB.

Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Murodih menyatakan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Tidak ada tanda-tanda penganiayaan. Namun, ditemukan obat-obatan serta surat rawat jalan dari RSPI,” ujar Murodih dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (24/1).

sumber : ANTARA

Read Entire Article
Lifestyle | Syari | Usaha | Finance Research