PLN Watch Imbau Masyarakat Bijak Saring Informasi Isu Pemadaman Listrik

4 hours ago 2

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – Ketua Umum PLN Watch Tohom Purba mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam menyaring informasi terkait layanan kelistrikan. Ia meminta publik tidak mudah mempercayai kabar yang mengatasnamakan PT PLN (Persero) tanpa verifikasi, terutama mengenai isu pemadaman listrik total di Jawa dan Bali.

Ajakan ini menyusul beredarnya informasi palsu yang menyebutkan adanya pemeliharaan jaringan terencana yang akan menyebabkan pemadaman listrik total selama tiga hari nonstop. Tohom menilai informasi tersebut berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

“Informasi seperti ini harus disikapi dengan kepala dingin, jangan langsung dipercaya dan disebarkan, sebaiknya pastikan dulu melalui kanal resmi PLN,” kata Tohom dalam keterangan resmi diterima di Jakarta, Minggu.

Dampak Luas Isu Kelistrikan

Menurut Tohom, isu kelistrikan berkaitan langsung dengan berbagai sektor vital seperti aktivitas ekonomi, pelayanan publik, pendidikan, kesehatan, hingga kehidupan rumah tangga. Oleh karena itu, setiap informasi yang beredar wajib dipastikan kebenarannya agar tidak menimbulkan kepanikan massal.

Ia menekankan bahwa penyebaran informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan bukan hanya merugikan PLN, tetapi juga berpotensi mengganggu ketenangan publik yang membutuhkan kepastian. “Dalam situasi seperti ini, yang dibutuhkan adalah dukungan publik, bukan kepanikan yang dipicu oleh informasi palsu,” ujarnya.

Tohom menegaskan bahwa kritik terhadap layanan kelistrikan tetap diperlukan sebagai bagian dari pengawasan publik. Namun, kritik tersebut harus disampaikan berdasarkan data yang valid dan bertujuan untuk mendorong perbaikan layanan, bukan menyebarkan kabar bohong.

“Kalau ada gangguan, tentu masyarakat berhak mendapat penjelasan, tetapi menyebarkan kabar pemadaman total tiga hari tanpa sumber resmi itu bukan bentuk kepedulian, melainkan tindakan yang bisa memperkeruh keadaan,” ucapnya.

Bantahan Resmi PLN

Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PT PLN (Persero) Gregorius Adi Trianto telah menegaskan bahwa informasi mengenai pemeliharaan jaringan terencana total di Jawa dan Bali yang akan mengakibatkan pemadaman listrik selama tiga hari nonstop adalah tidak benar. Gregorius memastikan informasi tersebut tidak berasal dari PLN dan tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Di sisi lain, Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo telah menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas pemadaman listrik bergilir di Pulau Jawa. Gangguan tersebut dipengaruhi oleh pasokan batu bara berkalori menengah serta kendala teknis pada dua pembangkit listrik tenaga uap milik Independent Power Producer yang menjadi mitra PLN.

Darmawan mengatakan pasokan batu bara untuk sejumlah pembangkit di Jawa mulai mengalir kembali. PLN terus melakukan berbagai upaya agar gangguan yang berdampak pada pemadaman bergilir dapat segera diselesaikan. Tohom menilai keandalan sistem kelistrikan nasional merupakan bagian penting dari ketahanan ekonomi dan sosial sehingga perlu didukung oleh partisipasi masyarakat dalam menjaga ruang informasi yang sehat.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara

Read Entire Article
Lifestyle | Syari | Usaha | Finance Research