Peta Lautan Gelap Dunia, Tempat Kapal-Kapal 'Hantu' Mengeruk Triliunan Dolar

2 hours ago 1

Ilustrasi kapal hantu di samudera.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Meski sudah ada kemajuan teknologi satelit yang mampu memantau hampir seluruh permukaan Bumi, ribuan kapal di lautan dunia ternyata masih dapat "menghilang" tanpa jejak. Padahal, hukum internasional mewajibkan kapal komersial dan kapal penangkap ikan dilengkapi sistem yang menyiarkan posisi mereka secara berkala untuk memudahkan pengawasan dan menjamin keselamatan pelayaran.

Fenomena yang dikenal sebagai going dark atau "menghilang dari radar" itu menjadi perhatian serius komunitas maritim internasional. Ketika kapal berhenti menyiarkan lokasi atau tidak terdeteksi oleh sistem pelacakan, aktivitas mereka di laut menjadi jauh lebih sulit dipantau oleh otoritas maupun lembaga pengawas.

Kondisi tersebut memunculkan kekhawatiran karena sering dikaitkan dengan berbagai aktivitas ilegal di perairan dunia, mulai dari penangkapan ikan ilegal, penyelundupan, pelanggaran sanksi internasional, hingga dugaan pelanggaran hak asasi manusia terhadap awak kapal.

Selama lebih dari satu dekade, organisasi nirlaba Global Fishing Watch berupaya mengungkap aktivitas kapal-kapal yang "menghilang" tersebut melalui pemanfaatan teknologi satelit, kecerdasan data, dan analisis pergerakan kapal. Organisasi ini menggunakan berbagai sumber data untuk memetakan aktivitas maritim global yang selama ini sulit terdeteksi oleh sistem pengawasan konvensional, sebagaimana diberitakan BBC.

Menurut Global Fishing Watch, transparansi di laut menjadi semakin penting seiring meningkatnya tekanan terhadap sumber daya perikanan dunia dan kompleksitas aktivitas ekonomi di perairan internasional. Dengan kemampuan memantau kapal yang tidak menyiarkan lokasi, para peneliti berharap praktik-praktik yang merugikan lingkungan, ekonomi, maupun kemanusiaan dapat lebih mudah diidentifikasi dan ditindak.

Temuan-temuan tersebut juga menunjukkan bahwa masih terdapat wilayah aktivitas maritim yang belum sepenuhnya terlihat oleh dunia, meskipun teknologi pemantauan terus berkembang dengan pesat. Bagi banyak negara, kemampuan melacak kapal yang "menghilang" kini menjadi salah satu kunci untuk memperkuat pengawasan laut, melindungi sumber daya perikanan, dan menjaga keamanan jalur pelayaran internasional.

Read Entire Article
Lifestyle | Syari | Usaha | Finance Research