Perkuat Ekosistem Pendidikan, MM FEB UI dan Yayasan Mochamad Thohir Resmikan At Thohir Vidya Loka

2 hours ago 2

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Program Studi Magister Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (MM FEB UI) meresmikan At Thohir Vidya Loka, sebuah ruang pembelajaran yang berlokasi di Lantai 4 Gedung Prof. Wahjudi Prakarsa, Kampus Salemba FEB UI. Peresmian ini menjadi sinergi antara dunia pendidikan tinggi dan lembaga filantropi melalui kemitraan strategis bersama Yayasan Mochamad Thohir.

Mengusung tema 'At Thohir Vidya Loka: Building Synergy, Shaping Tomorrow', kegiatan ini tidak hanya menandai hadirnya fasilitas pembelajaran baru, tetapi juga menjadi momentum penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara FEB UI dan Yayasan Mochamad Thohir. .

Melalui penandatanganan MoU, MM FEB UI dan Yayasan Mochamad Thohir berkomitmen mengembangkan berbagai inisiatif yang mencakup penyelenggaraan pendidikan, riset, pengabdian kepada masyarakat, pengembangan talenta kepemimpinan, pemberian beasiswa, kegiatan sosial, hingga program-program inovatif yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

Ketua Program Studi Magister Manajemen FEB UI, Rifelly Dewi Astuti mengatakan kolaborasi ini merupakan contoh nyata kemitraan yang memberikan dampak berkelanjutan bagi dunia pendidikan.

"At Thohir Vidya Loka bukan sekadar ruang fisik, melainkan ruang kolaborasi yang akan melahirkan berbagai gagasan, inovasi, dan kepemimpinan masa depan. Kami percaya bahwa sinergi antara perguruan tinggi dan lembaga filantropi merupakan investasi strategis dalam membangun sumber daya manusia Indonesia yang unggul," ujar dia.

Ruang Kolaborasi 

At Thohir Vidya Loka adalah Pusat Pengetahuan MM FEB UI yang dipersembahkan oleh Yayasan Mochamad Thohir. Nama Vidya berasal dari bahasa Sanskerta yang berarti "pengetahuan", sedangkan Loka bermakna "ruang" atau "dunia". Ruang ini dirancang tidak hanya sebagai pusat kegiatan mahasiswa MM FEB UI, melainkan sebagai ekosistem pembelajaran yang terintegrasi, tempat bertumbuhnya kolaborasi, inovasi, kreativitas, dan pengembangan kepemimpinan.

Komitmen terhadap keberlanjutan juga menjadi bagian penting dalam perancangan At Thohir Vidya Loka. Hal ini tercermin melalui konsep arsitektur yang mengintegrasikan empat elemen alam, yaitu tanah, air, angin, dan matahari. Konsep tersebut diwujudkan melalui penggunaan tanaman asli, elemen air, sistem ventilasi yang optimal, serta pemanfaatan cahaya alami secara maksimal, sehingga menciptakan lingkungan belajar yang sehat, nyaman, dan berkelanjutan.

Kehadiran At Thohir Vidya Loka merupakan wujud komitmen Yayasan Mochamad Thohir dalam mendukung pendidikan berkualitas di Indonesia. Ruang ini diharapkan menjadi tempat lahirnya calon-calon pemimpin masa depan Indonesia yang tidak hanya unggul secara akademik dan profesional, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap keberlanjutan serta keseimbangan antara manusia dan alam.

Penamaan At Thohir Vidya Loka merupakan simbol penghargaan atas kontribusi yayasan dalam menghadirkan ruang belajar yang mendorong inovasi, kolaborasi, kreativitas, dan pengembangan kepemimpinan.

Ketua Yayasan Mochamad Thohir, Giovanna Aanisa Thohir, menyampaikan kehadiran At Thohir Vidya Loka merupakan bagian dari visi yayasan untuk menghadirkan ruang belajar yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berorientasi pada keberlanjutan.

"At Thohir Vidya Loka merupakan wujud komitmen Yayasan Mochamad Thohir terhadap pendidikan yang berkualitas dan berkelanjutan. Di sini, mahasiswa MM FEB UI tidak hanya dibekali ilmu, tetapi juga ditumbuhkan kepekaannya terhadap lingkungan sekitar. Kami percaya bahwa pemimpin masa depan Indonesia harus lahir dari ruang yang menyeimbangkan kecerdasan akademis dengan kearifan menjaga alam," ujar Giovanna Aanisa Thohir.

Peresmian At Thohir Vidya Loka diharapkan menjadi awal dari berbagai kolaborasi strategis yang semakin memperkuat kontribusi MM FEB UI dan Yayasan Mochamad Thohir dalam mendukung kemajuan pendidikan tinggi Indonesia serta pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.

Read Entire Article
Lifestyle | Syari | Usaha | Finance Research