Penumpang Kereta Argo Bromo Anggrek Gugat PT KAI Rp 100 Miliar ke PN Bandung

1 hour ago 1

Warga membawa buket bunga pascainsiden tabrakan antara KRL Commuterline dengan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat, Kamis (30/4/2026). Sejumlah penumpang KRL meletakkan bunga di area tersebut sebagai ungkapan dukacita atas korban yang meninggal dalam peristiwa kecelakaan kereta Commuterline dengan KA Argo Bromo Anggrek.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Rolland E Potu seorang penumpang Kereta Api Argo Bromo Anggrek menggugat PT Kereta Api Indonesia (KAI) Rp 100 Miliar ke Pengadilan Negeri Bandung. Gugatan Rp 100 miliar tersebut merupakan gugatan immateril yang dananya akan diserahkan kepada para korban kecelakaan.

Gugatan tersebut telah teregistrasi dengan nomor perkara 251/Pdt.G/2026/PN Bandung tanggal 30 April 2026. Rolland mengatakan gugatannya ke PT KAI telah teregistrasi di Pengadilan Negeri Bandung, Selasa (5/5/2026). 

Seperti diketahui, 16 orang penumpang perempuan meninggal dunia usai menjadi korban kecelakaan tabrakan kereta api Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur beberapa waktu lalu. Puluhan orang pun mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan intensif.

"Itu (Rp 100 miliar) diperuntukkan nanti untuk korban yang meninggal dunia ataupun yang luka-luka. Saya tidak akan mengambil sedikit pun atau sebagainya," kata dia saat dihubungi, Selasa (5/5/2026).

Sebagai penumpang kereta api aktif termasuk Argo Bromo Anggrek, ia menuturkan saat kejadian kecelakaan berada di gerbong eksekutif. Ia mengaku menunggu satu jam akan tetapi belum mendapatkan informasi terbaru terkait peristiwa kecelakaan itu.

"Akhirnya saya mengevakuasi diri saya sendiri, saya minta keluarga untuk jemput karena saya besok nanti akan ada sidang," kata dia.

Tiga jam setelah kecelakaan terjadi, ia menyayangkan PT KAI baru menginformasikan melalui pesan singkat kepada para penumpang terjadi kendala operasional. Selain itu, Rolland merasa heran informasi yang disampaikan terkait kendala operasional dan bukan menjelaskan tentang kecelakaan.

"Bahasa SMS-nya adalah, Argo Anggrek dibatalkan karena kendala operasional. Padahal itu kan kecelakaan, ini sudah hampir 3 jam," kata dia.

Read Entire Article
Lifestyle | Syari | Usaha | Finance Research