Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi melaporkan kebakaran menghanguskan 70 rumah dan lumbung padi di Kampung Adat Ciptamulya, RT 05 RW 02, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (25/7/2026) pukul 14.00 WIB. Penyebab kebakaran diduga akibat konsleting listrik.
REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan membangun kembali 51 rumah yang terbakar dalam kebakaran hebat di Kasepuhan Adat Ciptamulya, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi. Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (25/7/2026).
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, memastikan pemerintah segera turun tangan. Pasalnya, kawasan tersebut merupakan bagian dari warisan budaya Jawa Barat yang harus dijaga.
Ia mengatakan, telah menghubungi pimpinan Kasepuhan Adat Ciptamulya, Abah Asep, untuk menyampaikan komitmen pemerintah membangun kembali rumah-rumah yang hangus terbakar. “Dan saya sudah telepon Abah Asep barusan dan saya sudah menyampaikan 51 rumah yang terbakar itu akan segera kembali dibangun oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat,” ujar gubernur yang akrab disapa KDM itu, Ahad (26/7/2026).
Menurut KDM, Kasepuhan Adat Ciptamulya merupakan salah satu kekayaan budaya Jawa Barat yang perlu dilestarikan. Selama ini masyarakat adat di kawasan tersebut dikenal hidup mandiri, rukun, dan menjaga tradisi yang diwariskan secara turun-temurun.
“Karena itu merupakan kekayaan budaya yang kita miliki dan mereka adalah masyarakat adat yang selama ini mandiri, mampu membangun kehidupan yang rukun,” kata KDM.
Ia pun meminta seluruh warga Kasepuhan Adat Ciptamulya tetap tenang menghadapi musibah tersebut. Ia memastikan pemerintah akan segera datang ke lokasi untuk membantu proses pemulihan sekaligus membangun kembali rumah-rumah yang terbakar.
“Semoga Abah dan seluruh warga tetap tenang, nanti dalam waktu tidak terlama kami akan segera turun dan kembali membangun Kasepuhan Ciptamulya. Haturnuhun, salam untuk semuanya,” tuturnya.

1 hour ago
1














































