Panggung Terbuka Hingga Pijat akan Meriahkan Muktamar NU, Ada Juga 'Rombongan Liar'

2 hours ago 1

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Persiapan pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) terus dimatangkan. Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Ulil Abshar Abdalla atau Gus Ulil, memastikan berbagai persiapan, termasuk materi muktamar dan administrasi organisasi, berjalan dengan baik.

"Persiapan muktamar jalan terus ya, masih ada beberapa yang harus dikerjakan, tetapi persiapannya jalan terus dengan baik. Materi-materi sudah siap," ujar Gus Ulil saat ditemui di Kantor PBNU, Jakarta, belum lama ini.

Menurut dia, seluruh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) dan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) juga telah bersiap untuk menghadiri forum permusyawaratan tertinggi NU tersebut. Ia mengatakan seluruh urusan surat keputusan (SK) yang berkaitan dengan muktamar juga telah diselesaikan. 

"Seluruh PCNU dan PWNU juga sudah siap untuk datang di dalam muktamar besok. Seluruh urusan SK juga sudah selesai. Insyaallah muktamar ini akan berjalan dengan sukses,"kata Gus Ulil.

Ia mengakui dinamika selama pelaksanaan muktamar merupakan sesuatu yang wajar. Menurutnya, berbagai perkembangan dan dinamika hampir selalu muncul dalam setiap perhelatan muktamar NU.

"Pasti ada dinamika-dinamika, ada perkembangan-perkembangan, tetapi itu hal yang biasa dalam setiap muktamar NU," kata dia.

Gus Ulil memperkirakan jumlah warga NU yang akan hadir dalam Muktamar ke-35 dapat mencapai puluhan ribu orang. Jumlah tersebut tidak hanya berasal dari peserta resmi, tetapi juga para penggembira yang turut meramaikan perhelatan muktamar.

Ia menjelaskan, terdapat sekitar 560 PWNU dan PCNU yang akan hadir. Masing-masing PWNU dan PCNU diwakili empat orang, yakni Rais Syuriyah, Katib Syuriyah, ketua, dan sekretaris.

"Kalau dari PC dan PW itu kan sekitar 560-an PW dan PC. Masing-masing PW dan PC itu diwakili oleh empat orang, ada Rais Syuriyah, Katib Syuriyah, ketua dan kemudian sekretaris. Jadi kalikan saja 560 kali empat," jelas dia.

Read Entire Article
Lifestyle | Syari | Usaha | Finance Research