REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Masa depan Arthur Melo bersama Juventus tampaknya segera menemui titik akhir. Gelandang asal Brasil itu berpeluang meninggalkan Bianconeri melalui pemutusan kontrak setelah klub tidak lagi memiliki rencana untuk kembali meminjamkannya, seperti dikutip dari Football Italia, Rabu (19/8/2026).
Menurut laporan Sky Sport yang dikutip TuttoMercatoWeb, Juventus dan Arthur saat ini tengah berupaya mengakhiri kontrak yang sebenarnya masih mengikat sang pemain hingga 30 Juni 2027.
Langkah tersebut menjadi opsi yang dipertimbangkan Juventus setelah klub kesulitan menemukan solusi permanen bagi pemain berusia 30 tahun tersebut. Bianconeri disebut lebih memilih mengakhiri kerja sama daripada kembali melepas Arthur dengan status pinjaman.
Arthur bergabung dengan Juventus pada 2020 dari Barcelona dengan nilai transfer sekitar 80 juta euro atau sekira Rp1,65 triliun. Kepindahan tersebut merupakan bagian dari kesepakatan pertukaran pemain yang juga melibatkan Miralem Pjanic, yang bergabung dengan Barcelona dengan nilai sekitar 60 juta euro atau sekira Rp1,24 triliun.
Namun, investasi besar Juventus tidak berbanding lurus dengan kontribusi Arthur di Turin. Ia tidak pernah benar-benar mampu mengamankan tempat utama di lini tengah Bianconeri.
Pada dua musim pertamanya, Arthur hanya mencatatkan 22 penampilan di Serie A pada musim pertama dan 20 penampilan pada musim berikutnya. Setelah itu, Juventus memilih meminjamkannya secara beruntun untuk mendapatkan menit bermain sekaligus membuka kemungkinan transfer permanen.
Arthur menjalani empat periode peminjaman berturut-turut. Ia sempat memperkuat Liverpool, Fiorentina, Girona, dan terakhir kembali ke Brasil untuk bermain bersama klub masa kecilnya, Gremio.
Periode bersama Gremio menjadi salah satu fase paling positif dalam perjalanan karier Arthur dalam beberapa tahun terakhir. Sang gelandang mampu kembali menunjukkan performa yang membuatnya pernah dipandang sebagai salah satu gelandang potensial Brasil.
Kembalinya Arthur ke Gremio bahkan sempat memberikan harapan bahwa kariernya dapat kembali menemukan momentum. Namun, persoalan finansial membuat klub Brasil tersebut tidak mampu memenuhi nilai transfer yang ditetapkan Juventus untuk mempermanenkan sang pemain.
Situasi itu membuat Arthur kembali berada dalam ketidakpastian. Juventus juga belum menemukan klub yang siap menampungnya melalui skema peminjaman baru.
Dengan kontraknya masih tersisa satu tahun, Juventus kini tampaknya memilih jalan berbeda. Bianconeri berusaha mencapai kesepakatan dengan Arthur untuk mengakhiri kontrak lebih awal sehingga sang pemain dapat menentukan langkah berikutnya tanpa harus menunggu hingga 2027.
Jika kesepakatan tersebut tercapai, berakhirlah perjalanan enam tahun Arthur bersama Juventus. Transfer yang semula diharapkan menjadi investasi besar untuk lini tengah justru berujung pada serangkaian masa peminjaman tanpa adanya solusi permanen.

2 hours ago
1
















































