OJK Buka Peluang Tetapkan Target Kredit Hijau bagi Perbankan

2 hours ago 4

Ilustrasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membuka peluang menerapkan target penyaluran kredit hijau bagi perbankan guna mendorong peningkatan kontribusi sektor jasa keuangan terhadap pencapaian net zero emission (NZE). Kepala Departemen Surveillance dan Kebijakan Sektor Jasa Keuangan Terintegrasi OJK Agus Firmansyah mengatakan, saat ini penyaluran kredit hijau oleh perbankan masih bersifat sukarela.

"Bukan tidak mungkin kami juga akan memberikan target kepada bank, misalnya berapa persen kredit hijau yang harus disalurkan. Kalau sekarang masih bersifat voluntary, ke depan bukan tidak mungkin kami akan mulai meminta bank menetapkan target penyaluran kredit hijaunya," ujar Agus ditemui usai peluncuran Program Pemberdayaan IKM Hijau bersama Kementerian Perindustrian di Jakarta, Kamis (23/7/2026).

Menurut dia, penetapan target tersebut diharapkan dapat mendorong perbankan semakin aktif menyalurkan pembiayaan kepada sektor-sektor yang mendukung ekonomi hijau, termasuk industri kecil dan menengah (IKM) hijau.

"Supaya mereka juga semakin aktif memberikan pembiayaan kepada IKM hijau," katanya.

Ia menambahkan, langkah tersebut juga bertujuan agar OJK dapat memetakan besaran kontribusi sektor jasa keuangan dalam mendukung program strategis pemerintah, khususnya mencapai target NZE.

"Supaya nanti kita semakin bisa mengetahui berapa banyak kredit hijau yang sudah disalurkan di Indonesia oleh perbankan, karena kita juga mendukung tujuan program pemerintah untuk mencapai net zero dan sebagainya," ujarnya.

Agus menilai program yang diluncurkan Kementerian Perindustrian terkait penguatan industri hijau merupakan langkah strategis yang sejalan dengan arah kebijakan OJK dalam mendorong pembiayaan berkelanjutan.

Adapun Kementerian Perindustrian melalui Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) menghadirkan Program Pemberdayaan IKM Hijau sebagai upaya strategis mendorong IKM menerapkan aktivitas industri yang lebih berdaya saing, berkelanjutan, dan berwawasan lingkungan.

Program tersebut diharapkan mampu melahirkan IKM yang menerapkan praktik industri hijau dalam usahanya, sekaligus menciptakan role model yang dapat menjadi inspirasi, contoh praktik baik, dan penggerak transformasi bagi IKM lainnya di berbagai daerah di Tanah Air.

sumber : Antara

Read Entire Article
Lifestyle | Syari | Usaha | Finance Research