Jakarta, CNBC Indonesia - Kapal selam adalah bagian yang sangat penting dari kekuatan angkatan laut suatu negara. Mereka membantu menghentikan serangan musuh dengan bertindak sebagai agen bawah air dan juga digunakan untuk mengumpulkan informasi rahasia di bawah air.
Kapal selam umumnya digambarkan sebagai kapal selam bertenaga nuklir (kapal selam serang), kapal selam rudal balistik, dan kapal selam rudal jelajah.
Sebagai informasi, kapal selam bertenaga nuklir membantu membawa rudal balistik dan memastikan bahwa negara mereka dapat melakukan serangan balik jika diserang oleh negara lawan. Sedangkan Kapal selam lainnya umumnya digunakan untuk memburu kapal selam musuh.
Dengan kemajuan teknologi modern seperti sonar, radar, dan sistem peperangan elektronik, sistem perlindungan dan penyerangan kapal selam menjadi lebih kuat dan efektif.
Menurut Global Firepower Index 2025, berikut adalah daftar tujuh negara teratas dengan jumlah kapal selam terbanyak pada tahun 2025:
1. Amerika Serikat - 70 kapal selam
Amerika Serikat memiliki jumlah kapal selam terbanyak di dunia sebanyak 70 kapal. Semua kapal selam AS ditenagai oleh energi nuklir dan mencakup berbagai jenis kapal selam, seperti kapal selam rudal balistik, rudal serang, dan rudal berpemandu.
Saat ini, angkatan Laut Amerika Serikat fokus untuk tetap unggul dari negara lain dengan teknologi modern terbaru dan kemajuan sistem.
2. Rusia - 63 kapal selam
Rusia berada di posisi kedua dalam daftar ini dan memiliki armada kapal selam terbesar kedua sebanyak 63 kapal selam. Rusia sedang mencoba untuk meningkatkan armadanya dengan menambahkan kapal selam baru bertenaga nuklir dan diesel.
Pasukan bawah air ini merupakan bagian penting dari sistem pertahanan Rusia dan sangat membantu dalam misi strategis.
3. China - 61 kapal selam
Tiongkok berada di tempat ketiga dengan 61 kapal selam dalam armadanya. Mereka berinvestasi besar-besaran untuk membangun angkatan lautnya dengan kapal selam bertenaga nuklir dan diesel-listrik.
Armada kapal selam Tiongkok memainkan peran penting dalam melindungi kepentingannya di kawasan Indo-Pasifik.
4. Iran - 25 kapal selam
Iran berada di posisi keempat dalam daftar ini dan memiliki 25 kapal selam dalam armadanya. Armada ini mencakup kapal selam berukuran kecil dan kapal selam serang standar.
5. Jepang - 24 kapal selam
Jepang mengoperasikan 24 kapal selam, menjadikannya posisi kelima dalam daftar ini. Sebagian besar kapal selam mereka adalah tipe diesel-listrik canggih dan dibangun untuk operasi yang senyap dan efisien.
Jepang sedang berupaya menjaga kekuatan kapal selamnya agar tetap modern dan efektif untuk melindungi kawasan Asia-Pasifik.
6. Korea Selatan - 22 kapal selam
Korea Selatan memiliki 22 kapal selam dalam armadanya dan berada di peringkat keenam dalam daftar. Korea Selatan sedang mencoba memperluas armadanya untuk memperkuat kekuatan angkatan lautnya dengan penambahan desain baru dalam angkatan lautnya.
7. India - 18 kapal selam
India berada di urutan ketujuh dalam daftar ini dengan 18 kapal selam. Armada mereka mencakup kapal selam rudal balistik bertenaga nuklir dan kapal selam serang diesel-listrik.
India saat ini fokus untuk menjaga perbatasan lautnya dan meningkatkan kekuatan pertahanan bawah airnya.
(mae)