Menteri Lingkungan Hidup Akui Penanganan Sampah Laut Mahal

7 hours ago 1

Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Lingkungan Hidup (LH) RI, Hanif Faisol Nurofiq, mengakui penanganan sampah laut bisa mahal biayanya. Hal ini karena sampah laut sulit ditangani, terutama di area laut Indonesia yang luas dan banyak kepulauan.

"Kalau sudah di laut (sampah), ini urusannya jadi mahal dan tidak karu-karuan. Di insenerator enggak bisa, di ini enggak bisa, karena ada kandungan garamnya yang menyebabkan dioksidifuran, yang cukup potensial muncul saat dibakar," ujar Hanif di Makassar pada Minggu (5/4), dilansir Antara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hanif menjelaskan, pertambahan sampah di laut merupakan akibat dari tidak maksimalnya pengolahan sampah di daratan.

Ia mengatakan, di tingkat nasional, sampah yang diolah baru sekitar 25 persen. Adapun sampah yang masuk ke tempat pembuangan akhir (TPA) mencapai 60 persen.

Jadi, ada 40 persen sampah yang masih terbuang di daratan. Sampah-sampah ini kemudian lari ke laut melalui muara sungai.

"Bapak Presiden minta sampah di darat selesai pada 2029. Sementara capaian sampah nasional hari ini baru 25 persen yang diolah. Jadi, masih ada 75 persen yang harus kita kejar dalam tiga tahun terakhir ini," ujar Hanif.

Hanif melanjutkan, pihaknya akan fokus terlebih dahulu di darat, baru kemudian akan menangani sampah di laut.

Ia pun mengakui persoalan sampah di laut dan kepulauan merupakan tugas kementerian yang memang belum terselesaikan. Namun persoalan ini akan menjadi pekerjaan rumah bersama pemerintah, mulai dari pusat hingga daerah.

"Sampah laut ini tidak bisa dibebankan kepada bapak gubernur maupun bupati/wali kota. Jadi, kami akan melakukan langkah-langkah penanganan yang paling krusial, contohnya di Bali," kata Hanif.

Untuk sampah di Bali, Hanif mengatakan pihak kementerian sudah melakukan penanganan bersama sejumlah jajaran. TNI dan Polri sudah dikerahkan untuk menangani sampah di laut Bali setiap September hingga Februari.

Selain itu, pemerintah melalui Kementerian Lingkungan Hidup juga sedang menyiapkan dan mengatur sinergi untuk penanganan sampah laut.

"Kita sebenarnya sudah punya tim nasional penanganan sampah laut. Tapi, memang sangat luasnya laut kita, sehingga memang perlu dukungan serius dari para gubernur," ujar Hanif.

(rti)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Lifestyle | Syari | Usaha | Finance Research