Menhaj Harap Panja Sepakati Biaya Haji Satu Pekan ke Depan

7 hours ago 4

Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf memeluk seorang haji tuna netra saat mengunjungi Asrama Haji Makassar, di Makassar, Sulawesi Selatan, Ahad (14/6/2026). Menteri Haji dan Umrah mengunjungi Asrama Haji Makassar untuk memastikan proses kedatangan di debarkasi Makassar yang melayani jamaah haji dari delapan provinsi berjalan dengan lancar dan baik.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf berharap Panitia Kerja (Panja) Haji DPR RI dan Panja Haji pemerintah sudah dapat menyepakati besaran biaya haji dalam satu pekan ke depan.

“Panja Haji DPR dan Panja Haji kita sedang bicara terus kita menghitung terus untuk memastikan menetapkan berapa angka yang paling layak dan sampai hari ini mungkin belum 100 persen selesai masih sekitar 85 persen,”ujar Irfan Yusuf di Jakarta, Senin(14/9/2026).

Pria yang biasa disapa Gus Irfan itu mengatakan pembahasan mengenai besaran biaya haji masih terus dilakukan di Panja untuk mendapatkan angka yang dinilai paling layak. Dia berharap pembahasan tersebut dapat segera diselesaikan sehingga kesepakatan mengenai besaran biaya yang harus dibayarkan jamaah, dapat ditetapkan dalam waktu dekat.

“Insya Allah dalam satu minggu ke depan kita akan bisa ada kesepakatan tentang angka yang harus dibayar oleh jamaah yang akan kita ajukan ke Presiden,” kata dia.

Kepastian biaya haji itu akan memudahkan jamaah yang masuk dalam daftar tunggu tahun berjalan untuk menyiapkan uang pelunasan. Di samping itu, Kemenhaj juga dapat mempersiapkan hal-hal teknis lainnya di dalam maupun luar negeri.

Sebelumnya, pemerintah mengusulkan rata-rata Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Tahun 2027 mendatang sebesar Rp107.340.172,02 per orang dengan komposisi Bipih sebesar Rp42.936.068,81 atau sebesar 40 persen dan nilai manfaat sebesar Rp64.404.103,21 atau sebesar 60 persen.

Di sisi lain, Gus Irfan mengingatkan calon jamaah haji untuk mempersiapkan diri secara menyeluruh sebelum keberangkatan ke Tanah Suci. Ia meminta jamaah tidak hanya mempersiapkan aspek keuangan, tetapi juga kondisi fisik dan mental.

“Kepada jamaah saya minta pertama tentu menyiapkan fisik maupun mental dan juga menyiapkan keuangan,”kata dia.

sumber : Antara

Read Entire Article
Lifestyle | Syari | Usaha | Finance Research