REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sebanyak 32 tim yang beranggotakan warga negara Indonesia (WNI) di kawasan Kanto, Jepang, ambil bagian dalam Futsal Ambassador Cup 2026. Turnamen yang digelar dalam rangka memperingati HUT ke-81 Republik Indonesia tersebut berlangsung di Futmesse Omiya, Prefektur Saitama, Ahad (13/9/2026).
Futsal Ambassador Cup 2026 diselenggarakan Indonesia Futsal Community dengan dukungan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo. Selain menjadi ajang kompetisi olahraga, turnamen tersebut dimanfaatkan sebagai ruang pertemuan dan silaturahmi bagi diaspora Indonesia yang tinggal dan bekerja di Jepang.
Mewakili Duta Besar RI untuk Jepang, Counsellor Fungsi Penerangan Sosial Budaya KBRI Tokyo Iqbal Mohammad Amrullah mengapresiasi penyelenggaraan turnamen tersebut. Menurut dia, kegiatan olahraga seperti futsal dapat menjadi salah satu sarana untuk mempererat hubungan antarkomunitas WNI di Jepang.
“Dengan semakin bertambahnya warga Indonesia di Jepang, KBRI Tokyo berupaya merekatkan seluruh komunitas warga Indonesia dalam sejumlah kegiatan lintas sektor,” kata Iqbal dalam keterangan media yang diterima Republika.
Ia mengatakan, komunitas WNI di Jepang juga menjadi mitra KBRI Tokyo dalam menjalankan fungsi pembinaan, pelayanan, dan pelindungan. Karena itu, Iqbal mengingatkan para WNI untuk menjaga hubungan baik dengan masyarakat setempat dengan mematuhi hukum dan norma sosial yang berlaku di Jepang.
“Bekerja dengan penuh dedikasi dan disiplin tinggi. Bawa harum nama Indonesia!” ujar Iqbal.
Koordinator Indonesia Futsal Club Japan Abdul Hakim mengatakan, Futsal Ambassador Cup juga menjadi kesempatan bagi para pekerja Indonesia di kawasan Kanto untuk melepas penat sekaligus mempererat hubungan sesama diaspora. Ia mengapresiasi dukungan KBRI Tokyo yang membantu penyelenggaraan turnamen tersebut.
“Futsal Ambassador Cup 2026 ini adalah ajang silaturahmi sesama diaspora Indonesia di Jepang. Sekaligus pula sebagai wadah refreshing buat teman-teman pekerja yang tinggal di sekitaran Kanto,” kata Abdul.
Turnamen berlangsung dengan sistem grup pada babak penyisihan sebelum dilanjutkan dengan sistem gugur pada putaran kedua. Format tersebut membuat 32 tim harus bersaing sejak fase awal untuk memperebutkan posisi terbaik dalam kompetisi.
Pada akhir turnamen, Imperial Kantou keluar sebagai juara pertama. Posisi kedua ditempati Daruma Gunma, sedangkan Sedulur dan Jangkar masing-masing finis di peringkat ketiga dan keempat. Para pemenang mendapatkan medali, trofi, serta hadiah hiburan sesuai posisi yang diraih.
Abdul berharap dukungan terhadap kegiatan olahraga komunitas WNI di Jepang dapat terus berlanjut. Menurut dia, kegiatan seperti Futsal Ambassador Cup tidak hanya memberikan ruang bagi diaspora untuk berolahraga, tetapi juga membantu membangun komunikasi yang lebih erat antara komunitas pekerja Indonesia dan KBRI Tokyo.

6 hours ago
5
















































