Lima Peristiwa Penting di Bulan Syawal dalam Sejarah Islam

3 hours ago 1

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bulan Syawal tidak hanya menjadi penanda berakhirnya Ramadhan dan dimulainya perayaan Idul Fitri, tetapi juga menyimpan sejumlah peristiwa penting dalam sejarah Islam yang sarat makna dan pelajaran. Di bulan ini, umat Islam diingatkan pada berbagai momentum bersejarah mulai dari peristiwa kemenangan dalam peperangan hingga tonggak perkembangan dakwah yang memperlihatkan bagaimana semangat keimanan, persatuan, dan pengorbanan menjadi kunci kejayaan Islam.

Perang Uhud

Dalam Sirah Nabawiyah durus wa ‘Ibar menyebutkan bahwa Perang Uhud terjadi pada hari Sabtu tanggal 15 Syawal tahun ketiga hijriyah. Kekuatan pasukan muslimin awalnya 1.000 orang, namun berkurang menjadi hanya tinggal 700-an orang. Sementara pasukan musyrikin Makkah berkekuatan 3.000 orang dengan perbekalan dan kendaraan yang lengkap.

Al-Mubarakfuri di dalam kitabnya Ar-Rahiq Al-Makhtum menyebutkan bahwa tidak kurang dari 70 ayat Alquran Al-Karim telah turun dalam peristiwa Perang Uhud ini, pada setiap momen dari kejadian perang itu, episode demi episode. Yang paling banyak Surat Ali Imran, khususnya mulai ayat 121 hingga ayat 179.

Perang Khandaq

Dinamakan Perang Khandaq yang berarti parit karena strategi bertahan di dalam kota Madinah menggunakan parit yang digali sepanjang 5 km. Perang ini juga dinamakan dengan Perang Ahzab (partai-partai) karena pihak musuh merupakan gabungan kekuatan para musuh Islam, di antaranya pihak musyrikin Makkah, beberapa kelompok Yahudi dan juga orang-orang

munafikin di dalam Madinah.

Nama Perang Ahzab ini juga menjadi nama salah satu surat di dalam Alquran Al-Kariem, yakni surat ke-33.

Terkait waktu terjadinya perang Khandaq, ada dua versi. Ada yang menuliskan perang ini terjadi pada bulan Syawal, ada juga yang menyebutkan pada bulan Dzulhijah.

Dr. Musthafa As-Siba’i dalam kitabnya Sirah Nabawiyah durus wa ‘Ibar menyebutkan bahwa Perang Khandaq terjadi pada bulan Syawal tahun ke-5 hijriyah.

Al-Waqidi di dalam kitab Al-Maghazi menyebutkan bahwa kejadiannya pada hari Selasa tanggal 8 Dzulhijjah tahun ke-5 hijriyah. Sementara, Dr. Ali Muhammad Ash-Shalabi dalam bukunya Ghazawat Ar-Rasul Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam: Durus wa Ibar wa Fawaid mengutip pendapat Ibnu Saad menuliskan bahwa pasukan Ahzab dikalahkan pada hari Rabu bulan Dzulhijjah tahun ke-5 Hijriyah.

Read Entire Article
Lifestyle | Syari | Usaha | Finance Research